Jumat, 28 Juni 2019

Peningkatan Jumlah dan Mutu Hasil Produksi


Kebutuhan yang semakin bertambah perlu diimbangi dengan peningkatan atau perluasan produksi, baik jumlah maupun mutunya. Meningkatkan jumlah dan mutu produksi dapat dilakukan melalui beberapa cara berikut ini

1. Ekstensifikasi

Ekstensifikasi adalah menambah atau memperluas faktor-faktor produksi, baik tanah, tenaga kerja, maupun modal.

Menambahkan faktor tanah, misalnya dengan membuka tanah baru atau transmigrasi ke daerah-daerah yang belum dibuka.

Menambah modal dan tenaga kerja, misalnya dengan mendirikan pabrik-pabrik baru, dan membeli mesin-mesin baru.

2. Intensifikasi

Artinya memperbesar kemampuan produksi tiap-tiap faktor produksi, tanpa menambah jumlah faktor produksi.

Contoh intensifikasi misalnya, dalam bidang pertanian dengan meningkatkan produksi padi setiap hektar sawah dengan cara perbaikan pengairan, penggunaan bibit unggul, pemupukan yang teratur, dan pembasmian hama.

3. Mengadakan pembagian kerja atau spesialisasi

Yaitu masing-masing orang, golongan, dan daerah menghasilkan barang-barang yang sesuai dengan lapangan, bakat, keadaan daerah, iklim dan kesuburan tanah.

Dengan adanya pembagian kerja, hasil kerja dapat diperluas sehingga barang-barang yang dihasilkan juga meningkat, dan kualitas hasil kerja juga lebih baik.

Apabila pembagian kerja tidak ada, tiap-tiap orang akan memenuhi setiap kebutuhannya, misalnya membuat pakaian, bertani, dan mendirikan rumah. Dengan demikian hasil kerja sangat rendah.

Akan tetapi, dengan pembagian kerja, timbul bermacam-macam keahlian, seperti adanya produsen, pedagang, ahli mesin, ahli pemasaran, dan ahli komputer.

Baca juga: Kegiatan, Motif, Prinsip, Hukum, dan Politik Ekonomi

4. Membuat atau menambah prasarana produksi

Tindakan yang dapat dilakukan seperti membuat saluran atau bendungan untuk pengairan, jalan, dan jembatan untuk memperlancar pengangkutan bahan-bahan baku dan perdagangan.

5. Memberikan proteksi

Yaitu melindungi industri dalam negeri, misalnya dengan mengenakan pajak impor, pembatasan atau larangan terhadap masuknya barang-barang tertentu yang industri dalam negeri sudah dapat menghasilkan sendiri dalam jumlah yang mencukupi.

6. Mendorong usaha swasta

Untuk meningkatkan jumlah dan mutu produksi perlu juga untuk mendorong usaha swasta serta usaha kecil menengah, khususnya golongan ekonomi lemah, dengan fasilitas kredit murah, penyederhanaan permohonan izin, dan pelatihan/kursus.

Dengan jumlah dan mutu hasil produksi yang baik, keadaan ekonomi diharapkan akan baik pula sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.


EmoticonEmoticon