Sabtu, 28 Maret 2020

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Corona (COVID-19)


ydhartono.com - Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai COVID-19, dimana informasi yang saya bagikan ini bersumber dari WHO.

Apa itu coronavirus?


Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.

Apa itu COVID-19?


COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019.

Apa saja gejala COVID-19?


Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare.

Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tetap merasa sehat. Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 6 orang yang terjangkit COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas.

Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes, punya kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius.

Mereka yang mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas sebaiknya mencari pertolongan medis.

Bagaimana cara COVID-19 menyebar?


Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang terjangkit virus ini. COVID-19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit COVID-19 batuk atau mengeluarkan napas.

Percikan-percikan ini kemudian jatuh ke benda-benda dan permukaan-permukaan di sekitar. Orang yang menyentuh benda atau permukaan tersebut lalu menyentuh mata, hidung atau mulutnya, dapat terjangkit COVID-19.

Penularan COVID-19 juga dapat terjadi jika orang menghirup percikan yang keluar dari batuk atau napas orang yang terjangkit COVID-19. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak lebih dari 1 meter dari orang yang sakit.

WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru.

Apakah virus penyebab COVID-19 ini dapat menular melalui udara?


Menurut penelitian sejauh ini, virus penyebab COVID-19 ini umumnya menular melalui kontak dengan percikan dari saluran pernapasan, bukan melalui udara. Lihat jawaban sebelumnya tentang “Bagaimana cara COVID-19 menyebar?”

Apakah COVID-19 dapat menular dari orang yang tidak menunjukkan gejala?


Cara utama penyebaran penyakit ini adalah melalui percikan saluran pernapasan yang dihasilkan saat batuk. Risiko penularan COVID-19 dari orang yang tidak ada gejala sama sekali sangatlah rendah. Namun, banyak orang yang terjangkit COVID-19 hanya mengalami gejala-gejala ringan, terutama pada tahap-tahap awal.

Karena itu, COVID-19 dapat menular dari orang yang, misalnya, hanya batuk ringan tetapi merasa sehat. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru.

Apakah saya dapat tertular COVID-19 dari feses orang yang terjangkit penyakit ini?


Risiko penularan COVID-19 dari feses orang yang terinfeksi COVID-19 adalah kecil. Penelitian awal memang mengindikasikan bahwa dalam kasus-kasus tertentu virus ini bisa ada di feses, tetapi dalam konteks wabah yang sedang terjadi ini, rute penularan ini tidak menjadi kekhawatiran. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru. Namun demikian, karena risiko tetap ada (walaupun kecil), hal ini memperkuat alasan mengapa kita harus rajin mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan.

Apa yang dapat saya lakukan untuk melindungi diri saya dan mencegah penyebaran penyakit ini?


Perlindungan untuk semua orang. Tetap ikuti informasi terbaru tentang wabah COVID-19 yang tersedia di situs web WHO dan melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan daerah Anda. Di banyak negara di dunia, kasus dan bahkan wabah COVID-19 telah terjadi. Pemerintah Tiongkok dan pemerintah beberapa negara lain telah berhasil memperlambat atau menghentikan wabah yang terjadi di wilayahnya. Namun, situasi yang ada masih sulit diprediksi. Karena itu, tetaplah ikuti berita terbaru.

Anda dapat mengurangi risiko terinfeksi atau menyebarkan COVID-19 dengan cara melakukan beberapa langkah pencegahan:
  • Seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Mengapa? Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol dapat membunuh virus di tangan Anda.
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang yang batuk-batuk atau bersin-bersin. Mengapa? Ketika batuk atau bersin, orang mengeluarkan percikan dari hidung atau mulutnya dan percikan ini dapat membawa virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda dapat menghirup percikan ini dan juga virus COVID-19 jika orang yang batuk itu terjangkit penyakit ini.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Mengapa? Tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit.
  • Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda mengikuti etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin dan segera buang tisu bekas tersebut. Mengapa? Percikan dapat menyebarkan virus. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu, dan COVID-19.
  • Tetaplah tinggal di rumah jika merasa kurang sehat. Jika Anda demam, batuk dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. Ikuti arahan Dinas Kesehatan setempat Anda. Mengapa? Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan daerah akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di wilayah Anda. Dengan memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan yang akan merawat Anda dapat segera mengarahkan Anda ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tepat. Langkah ini juga melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.
  • Tetap ikuti informasi terbaru tentang hotspot-hotspot COVID-19 (kota atau daerah di mana COVID-19 menyebar luas). Jika memungkinkan, hindari bepergian ke tempat-tempat tersebut – terutama jika Anda sudah berusia lanjut atau mengidap diabetes, sakit jantung atau paru-paru Mengapa? Kemungkinan tertular COVID-19 lebih tinggi di tempat-tempat tersebut.

Perlindungan jika (dalam waktu 14 hari terakhir) sedang berada di atau pernah berkunjung ke  wilayah di mana COVID-19 menyebar

  • Ikuti panduan di atas (Perlindungan untuk semua orang)
  • Lakukan isolasi diri dengan cara tetap tinggal di rumah jika Anda mulai merasa kurang sehat, bahkan jika gejalanya ringan seperti sakit kepala, demam berskala rendah (37.3˚ C atau lebih) dan pilek ringan, sampai Anda sembuh. Jika orang lain harus membawakan Anda persediaan atau jika Anda harus keluar, misal untuk membeli makanan, kenakanlah masker agar tidak menginfeksi orang lain. Mengapa? Jika Anda tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain dan tidak mengunjungi fasilitas medis, diri Anda dan orang lain akan terlindung dari virus COVID-19 dan lainnya, dan fasilitas kesehatan akan dapat beroperasi lebih efektif.
  • Jika anda demam batuk dan kesulitan bernapas, segera minta nasihat dokter karena kondisi ini bisa jadi dikarenakan infeksi saluran pernapasan atau kondisi serius lainnya. Jika Anda sudah memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan dapat lebih cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Hal ini juga membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus-virus lainnya.

Seberapa besar kemungkinan saya tertular COVID-19?


Risiko tertular tergantung lokasi Anda – lebih tepatnya, apakah sedang terjadi wabah COVID-19 di sana.

Di sebagian besar lokasi, risiko tertular COVID-19 masih rendah. Namun, ada tempat-tempat (kota atau wilayah) di seluruh dunia di mana penyakit ini menyebar. Orang yang tinggal di atau mengunjungi wilayah-wilayah ini lebih berisiko tertular COVID-19. Pemerintah-pemerintah dan otoritas kesehatan mengambil tindakan tegas setiap kali kasus COVID-19 baru teridentifikasi.

Patuhilah larangan-larangan perjalanan, pergerakan atau pertemuan dengan jumlah peserta yang besar yang diberlakukan di tempat Anda berada. Bekerja sama dengan upaya-upaya pengendalian penyakit akan menurunkan risiko Anda tertular atau menyebarkan COVID-19.

Wabah dan penularan COVID-19 dapat ditahan dan dihentikan, seperti yang terjadi di Tiongkok dan beberapa negara lain. Sayangnya, wabah-wabah baru terjadi dengan cepat. Anda perlu mengetahui situasi di tempat Anda berada atau yang akan Anda kunjungi. WHO mempublikasikan laporan terbaru tentang situasi COVID-19 di seluruh dunia setiap harinya.

Apakah saya harus khawatir tentang COVID-19?


Penyakit yang disebabkan infeksi COVID-19 pada umumnya bersifat ringan, terutama pada anak-anak dan orang dewasa muda. Namun, infeksi ini tetap dapat menyebabkan penyakit serius: sekitar 1 dari 5 orang yang terjangkit membutuhkan perawatan di rumah sakit. Karenanya, wajar jika orang khawatir tentang dampak wabah COVID-19 pada diri mereka dan orang-orang yang mereka kasihi.

Kita dapat menyalurkan kekhawatiran kita dengan cara melindungi diri kita, orang-orang yang kita kasihi dan masyarakat kita. Tindakan yang terpenting adalah rajin mencuci tangan secara menyeluruh dan menutup hidung dan mulut saat batuk dan bersin. Selain itu, tetap ikuti perkembangan informasi dan patuhi nasihat dinas kesehatan setempat termasuk pembatasan perjalanan, pergerakan dan pertemuan yang diberlakukan.

Siapa yang berisiko menderita penyakit serius?


Sementara ini kita masih perlu mempelajari dampak COVID-19 terhadap manusia, tetapi sejauh ini lansia dan orang-orang yang sudah memiliki keadaan medis sebelumnya (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker atau diabetes) terindikasi mengalami sakit yang lebih parah.

Perlukan saya mengenakan masker untuk melindungi diri saya?


Kenakan masker hanya jika Anda sakit disertai gejala-gejala COVID-19 (terutama batuk) atau merawat orang yang mungkin terjangkit COVID-19. Masker sekali pakai hanya dapat digunakan satu kali saja. Jika Anda tidak sakit dan tidak merawat orang yang sakit, namun Anda memakai masker maka Anda memboroskan masker.

Telah terjadi kekurangan masker di mana-mana, sehingga WHO mendorong orang-orang untuk menggunakan masker dengan bijak.

WHO menyarankan agar masker medis digunakan secara bijak, sehingga pemborosan tidak terjadi dan masker tidak disalahgunakan.

Cara paling efektif melindungi diri dan orang lain dari COVID-19 adalah sering mencuci tangan, menutup mulut saat batuk dengan siku yang terlipat atau tisu, dan menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang yang batuk-batuk atau bersin-bersin.

Cara mengenakan, menggunakan, melepas dan membuang masker

  1. Ingat, masker sebaiknya hanya digunakan oleh tenaga kesehatan, orang yang merawat orang sakit, dan orang-orang yang memiliki gejala-gejala pernapasan, seperti demam dan batuk.
  2. Sebelum menyentuh masker, bersihkan tangan dengan air bersih mengalir dan sabun atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol.
  3. Ambil masker dan periksa apakah ada sobekan atau lubang.
  4. Pastikan arah masker sudah benar (pita logam terletak di sisi atas).
  5. Pastikan sisi depan masker (sisi yang berwarna) menghadap depan.
  6. Letakkan masker di wajah Anda. Tekan pita logam atau sisi masker yang kaku sampai menempel sempurna ke hidung.
  7. Tarik sisi bawah masker sampai menutupi mulut dan dagu.
  8. Setelah digunakan, lepas masker; lepas tali elastis dari daun telinga sambil tetap menjauhkan masker dari wajah dan pakaian, untuk menghindari permukaan masker yang mungkin terkontaminasi.
  9. Segera buang masker di tempat sampah tertutup setelah digunakan
  10. Bersihkan tangan setelah menyentuh atau membuang masker – gunakan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol atau, jika tangan terlihat kotor, cuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun.

8 Tips Aturan Berbusana Ala Joe Girard


ydhartono.com - Mungkin Anda belum tau siapa itu Joe Girard, dia bukanlah desainer tetapi ia merupakan salah satu orang paling sukses dalam hal penjualan mobil di seluruh dunia. Penjual atau salesman harus memperhatikan penampilannya, ini dapat memberikan kepercayaan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.

Apa saja aturan berbusana yang diberikan Joe Girard? Di bawah ini jawabannya.

1. Beli pakaian terbaik dengan uang yang Anda miliki


Pakaian yang berkualitas cenderung harganya lebih mahal, tetapi juga lebih baik dan awet dibanding pakaian murah. Anggap saja pakaian mahal yang Anda beli sebagai investasi untuk diri Anda. Tanyakan pada diri Anda sendiri, "Akankah ini membantu citra saya?" Saat Anda memutuskan busana yang tepat bagi Anda, pastikan busana tersebut cocok dengan Anda. Jangan terlalu longgar atau ketat sehingga kancing-kancingnya berlepasan. 

2. Siapkan koleksi busana lengkap


Anda harus cermat dalam memilih busana yang tepat untuk bekerja, acara resmi, serta aktivitas lain yang lebih tidak resmi atau santai. Jika pintar melakukannya, Anda dapat memilih busana berkualitas yang sering dapat dipadu dan diserasikan dengan busana lainnya. Dengan begitu, Anda bisa sedikit berhemat sekaligus punya lebih banyak pilihan.

3. Berdandan sesuai acara


Jika Anda tidak yakin mau menggunakan busana apa, khususnya jika acaranya lebih resmi, bertanyalah. Cari tahu apakah busana wajib tersebut. Jika Anda menghadiri pertandingan bola, tinggalkan tuksedo di rumah. Untuk keperluan bisnis sehari-hari, siapkan penampilan cerdas, netral, yang tidak terlalu kuat warnanya.

4. Gantung pakaian Anda dengan benar


Pakaian paling berkualitas sekalipun tidak akan membantu Anda tampil selayaknya jika sudah kehilangan bentuk. Perlakukan investasi Anda pada pakaian berkualitas dengan menggantungnya dengan rapi.

5. Cuci dan setrika pakaian secara teratur


Noda, kotoran, dan kerutan pada baju dapat menghalangi Anda menjual diri. Mengapa Anda perlu menyiarkan apa makan siang Anda lewat noda saus di kemeja Anda? Praktisnya, menjaga pakaian tetap bersih dan rapi juga akan memperlambat keausan serta memperpanjang masa pakainya.

6. Pilih aksesori yang melengkapi, bukan merusak konsentrasi


Contoh, ikat pinggang yang terlalu besar, kaus dengan garis-garis lebar, atau kemeja resmi dengan pola kotak-kotak mencolok dapat merusak penampilan Anda. 

7. Selaraskan sepatu dengan pakaian Anda


Pastikan mempunyai sepatu khusus  untuk acara bisnis, resmi, dan acara santai. Sepatu yang serasi dengan busana selalu meninggalkan kesan baik dan mengirim pesan bahwa Anda orang yang peduli terhadap penampilan.

8. Rawat alas kaki Anda dengan baik


Jika Anda sudah menginvestasikan banyak uang untuk membeli sepatu berkualitas, rawatlah dengan baik. Jangan lupa menyemir sepatu setiap hari untuk sepatu yang selalu Anda pakai. Simpanlah sepatu yang tidak terpakai ditempat yang tidak lembab.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 27 Maret 2020

3 Perilaku Berbahaya dalam Kehidupan, Harus Dihindari


ydhartono.com - Dalam menjalani hidup ini, kita akan menemui perbuatan baik dan buruk. Kita pun dapat memilih untuk melakukan baik atau buruk. Pada hakikatnya semua orang ingin berbuat baik, namun perbuatan baik itu seperti jalan menanjak, dan perbuatan buruk itu turunan. Jika seseorang tidak kuat untuk menanjak, maka ia akan turun.

Berdasarkan karya Dr. Ibrahim Elfiky, "Terapi berpikir Positif". Ada tiga perilaku yang sangat berbahaya dan merusak kehidupan kita, ketika seseorang menggunakan perilaku tersebut, ia akan melukai orang lain dan dirinya sendiri. Tiga perilaku tersebut adalah:

1. Mencela


Ketika kita mencela seseorang, berarti kita mengambil posisi bertahan diri, dalam hal ini kita kemungkinan besar akan bereaksi negatif. Perilaku mencela dapat menghilangkan perasaan menghargai orang lain.

2. Kritikan


Pernahkah kita mengkritik orang lain? Bagaimana perasaan kita ketika melakukan itu? Bagaimana kondisi jiwa kita saat itu?

Kritik sangat mungkin mengundang reaksi keras, terutama jika tidak menggunakan cara-cara yang benar, yaitu memulai kritik dengan pernyataan positif tentang orang yang dikritik dan akhiri dengan sesuatu yang positif.

Gagasan kritik bisa diselipkan di tengah-tengah pernyataan positif. Kritik jangan diarahkan pada pribadi seseorang karena manusia itu bukan pikiran dan bukan perilaku.

Jika tidak menggunakan cara yang santun, kritikan sangat mungkin mengundang reaksi keras karena berhubungan langsung dengan pemahaman orang lain yang meliputi nilai-nilai, keyakinan, persepsi, dan pemahaman tentang sesuatu.

3. Membanding-bandingkan


Ada tiga jenis utama dalam membanding-bandingkan, yaitu :
  • Membandingkan diri sendiri dengan orang lain ↠ Kita memperhatikan kelemahan diri sendiri kemudian bandingkan dengan kekuatan yang ada pada orang lain. Seperti postur tubuh yang pendek, lalu anda membandingkannya dengan orang lain yang berpostur tinggi dan tegap. Perilaku ini akan menimbulkan sikap iri, dengki, marah, dan sedih.
  • Membandingkan kondisi diri saat ini dengan kondisinya di masa lalu ↠ Ini seperti membanggakan masa lalu yang jaya. Namun, kehidupan saat ini tidak seberuntung dulu, ini akan membuat seseorang merasa sedih.
  • Membandingkan orang tertentu dengan orang lain ↠ Kita memposisikan sebagai hakim, menilai orang tertentu memiliki kekurangan dibanding orang lain.

Ketiga perilaku di atas sebaiknya kita hindari, karena dapat membuat kehidupan rusak. Perilaku mencela, mengkritik, dan membandingkan ini dapat melahirkan perasaan negatif, merampas kebahagiaan, dan menjauhkannya dari impian hidup. 

Kamis, 26 Maret 2020

10 Langkah Mengaktifkan Kekuatan Bawah Sadar untuk Sukses


ydhartono.com - Kesuksesan adalah impian semua orang, sepertinya tidak ada orang yang ingin gagal. Jika ada mungkin mereka tidak menyadarinya bahwa sebenarnya yang ia cari adalah kesuksesan, yaitu "Sukses untuk gagal".

Untuk mencapai kesuksesan, dalam hal apapun ternyata ada sesuatu hal yang memiliki peranan sangat penting, yaitu kekuatan alam bawah sadar. Kekuatan bawah sadar menurut berbagai penelitian sudah terbukti sangat berpengaruh bagi kesuksesan seseorang.

10 Langkah Mengaktifkan Kekuatan Bawah Sadar


Menggunakan kekuatan bawah sadar, Anda dapat menerapkan "10 Langkah Mengaktifkan Kekuatan Bawah Sadar Untuk Sukses" yang disarikan dari "Tapping Your Subconscious Mind", karya Brian Tracy.

  1. Perjelas apa keinginan Anda. Ini biasanya merupakan persoalan terbesar yang dihadapi seseorang. Kebanyakan orang tidak mengetahui apa mereka inginkan dan lantas mereka terkejut sewaktu mereka tidak mendapatkannya.
  2. Tulis tujuan dengan terperinci dan jelas. Tujuan yang tidak dituliskan hanya akan menjadi pengharapan. Tatkala Anda menuliskannya, Anda seperti mengirim sinyal kepada pikiran bawah sadar bahwa Anda benar-benar hendak mewujudkan tujuan ini.
  3. Tulislah tujuan dengan bahasa yang sederhana pada tiga sampai lima kartu indeks dan bawalah selalu sehingga Anda dapat terus membacanya setiap hari atau kapan pun ada kesempatan.
  4. Buatlah daftar segala sesuatu yang Anda pikir dapat menggerakan Anda mewujudkan cita-cita. Bikin catatan yang bisa menggelorakan hasrat dan memperdalam keyakinan Anda bahwa mewujudkan keinginan bukanlah hal mustahil.
  5. Buat skala prioritas. Susun daftar tersebut dalam skala prioritas. Apa yang sangat penting dan apa yang kurang penting.
  6. Eksekusi rencana setiap hari. Bulatkan hati untuk menjalankan rencana yang sudah disusun setiap hari. Lakukan sesuatu yang dapat menggerakan Anda meraih segenap tujuan setiap hari sehingga Anda dapat memelihara momentum.
  7. Visualisasikan tujuan itu secara terus-menerus. Lihatlah seolah-olah hal itu sudah menjadi kenyataan. Kian jelas dan seolah hidup gambaran mental yang dibuat mengenai keinginan, maka semakin cepat keinginan itu terwujud.
  8. Rasakan kenikmatan dan kegembiraan yang bisa di dapatkan di saat Anda mampu mewujudkan keinginan. Perasaan gembira, puas, dan nikmat yang muncul ketika keinginan terpenuhi.
  9. Percaya dan mantapkan diri seolah pikiran bawah sadar akan bekerja mewujudkan keinginan Anda. Yakinlah, Anda tengah bergerak terus untuk mewujudkan keinginan, dan keinginan pun tengah menghampiri Anda.
  10. Serahkan sepenuhnya seluruh keinginan kepada pikiran bawah sadar. Sewaktu Anda menyerahkan keinginan itu kepada kekuatan alam semesta dan berusaha mewujudkannya, maka Anda akan selalu mengetahui langkah yang tepat untuk bertindak.

Lakukan hari ini, coba kedahsyatan kekuatan milik Anda ini, pikiran bawah sadar ini, untuk mengejar keinginan atau gagasan Anda dan praktekkan terus-menerus sampai Anda berhasil mewujudkan keinginan sendiri. Dengan melakukan hal itu, Anda akan bergerak dari "pikiran positif"  orang yang penuh harapan menuju "pengetahuan positif" orang yang benar-benar sukses.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

10 Hal Terburuk Dalam Penggunaan Waktu


ydhartono.com - Dalam hidup kita selalu berdampingan dengan waktu, waktu bisa juga didefinisikan sebagai kehidupan. Setiap manusia memiliki jatah waktu yang setiap harinya terus berkurang. Alangkah baiknya waktu yang tersisa kita gunakan untuk hal yang baik, bukan hal-hal buruk.

Namun tanpa disadari, sebagian besar orang menghabiskan waktunya untuk hal yang buruk dan semua itu dilakukan tanpa disadarinya. Padahal jika dipikir lebih dalam, kita hanya memiliki satu waktu, dan jika waktu itu tidak diisi dengan hal yang baik, berarti diisi dengan hal yang buruk.

Berikut ini adalah contoh penggunaan waktu yang buruk dikutip dari "Career Succes Withaout a Real Job", karya Erni J. Zelinski. Mungkin saja kita melakukannya!

  1. Melakukan apa yang dilakukan orang lain.
  2. Mengeluh kondisi kehidupan dan memperdebatkan mengapa kita menjadi korban.
  3. Mengkritik orang lain, khususnya mereka yang kaya dan sukses.
  4. Menonton televisi
  5. Bergosip dan mengobrol di telepon
  6. Melakukan hal-hal yang diminta orang lain, tetapi tidak ingin Anda lakukan.
  7. Menyesali masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan.
  8. Berbelanja dan membeli hal-hal yang tidak mampu Anda biayai.
  9. Mengerjakan hal-hal yang tidak Anda sukai atau tidak mahir Anda lakukan.
  10. Bekerja pada pekerjaan yang buruk.

Apakah kita melakukan aktivitas penggunaan waktu yang buruk di atas. Jika "Ya" sebaiknya kita mengganti aktivitas tersebut dengan hal lain yang lebih bermanfaat.

Saya sebagai penulis artikel ini pun tercengang, bahwa banyak hal buruk yang saya lakukan. Salah satunya adalah pada point 8, saya sering berbelanja hal-hal yang tidak saya butuhkan, atau uang saya tidak saya alokasikan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dan lebih saya butuhkan.

Mudah-mudahan dengan membaca artikel ini, kita dapat mengintrospeksi diri sehingga dapat menggunakan waktu lebih baik lagi.

Rabu, 25 Maret 2020

7 Hari Latihan Hukum Daya Tarik untuk Kekayaan


ydhartono.com - Hukum daya tarik dapat digunakan untuk meningkatkan keberlimpahan dan kemakmuran dalam hidup kita. Definisi dari hukum daya tarik adalah saya menarik ke arah diri saya sendiri segala sesuatu yang saya berik perhatian, energi, atau fokus; baik diinginkan maupun tidak.

Berikut latihan tujuh hari hukum daya tarik yang dapat meningkatkan keberlimpahan dan kekayaan.

Buatlah daftar seluruh sumber dan sumber daya yang berpotensi mendatangkan uang dan berkelimpahan. Ketika ditanya, "Bagaimana cara Anda mendatangkan banyak uang?", banyak orang menjawab bahwa mereka harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan uang yang lebih banyak. Kepercayaan bahwa satu-satunya cara meningkatkan keberlimpahan ialah menemukan jalan untuk lebih banyak uang merupakan suatu kepercayaan yang membatasi.

Sumber keberlimpahan:
  • Seseorang mentraktir Anda makan siang (atau sarapan atau makan malam)
  • Anda menerima hadiah.
  • Anda mendapatkan transportasi gratis.
  • Anda mendapatkan pulsa gratis dari saudara atau teman 
  • Dan masih banyak lagi ...

Catat seluruh sumber yang berpotensi mendatangkan keberlimpahan. ini akan sangat membantu Anda untuk menandai keberlimpahan dalam hidup. Dengan mencatatnya Anda memberikan bukti konkret bahwa keberlimpahan itu ada dan terus meningkat. Rayakan saat Anda mendapatkan keberlimpahan, rayakan buktinya dalam kehidupan Anda. Dan sembari merayakan, ketahuilah bahwa Anda mengirimkan getaran keberlimpahan yang positif. Ingatlah setiap saat, termasuk saat ini, bahwa hukum daya tarik mencermati getaran yang Anda kirimkan, menanggapinya, dan memberi Anda getaran yang sama.

Dua menit sehari Anda harus memberikan perhatian kepada keberlimpahan, Latihan ini akan membuat Anda memancarkan atau menawarkan getaran keberlimpahan dengan lebih leluasa dan lebih sering. 

Mulailah melakukan latihan ini selama tujuh hari mendatang dan perhatikan segala sesuatu yang kini dapat Anda katakan kepada diri sendiri:

  • "Aku punya banyak keberlimpahan! selama tujuh hari terakhir ini aku terus menarik bukti-bukti keberlimpahan."
  • "Aku punya banyak keberlimpahan; sepanjang tujuh hari ini aku mendapatkan banyak hal-hal gratis!"

Jadilah sosok yang leluasa memancarkan getaran keberlimpahan sehingga hukum daya tarik akan memberi Anda hal yang sama.

Disarikan dari Michael Losier, "How to Attract More Money Into Your Life"

32 Cara Sederhana untuk Berhemat, Lakukan..!

32 Cara Sederhana Untuik Berhemat

ydhartono.com - Seberapa pun pendapatan Anda, kalau berbanding lurus dengan pengeluaran Anda, Anda tidak akan mempunyai apa-apa, apalagi kalau pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan Anda. Sekecil apa pun pendapatan Anda, kalau Anda dapat mengatur pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan Anda dan diinvestasikan dalam jangka waktu panjang, Anda akan mendapatkan hasil yang besar. Ada tiga puluh dua cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi pengeluaran Anda.

  1. Jangan gunakan uang untuk berfoya-foya, investasikan uang untuk masa depan.
  2. Beli celengan dan masukkan semua uang recehan. Anda pasti akan mendapat manfaatnya kemudian.
  3. Hargai diri sendiri, sisihkan Rp 1.000,- per hari untuk ditabung.
  4. Berbelanja dengan daftar belanja, dan patuhi daftar belanja itu.
  5. Ingin pinjam uang untuk membangun rumah? perhatikan tingkat suku bunga pinjaman.
  6. Jangan pernah ikut lotre atau togel.
  7. Gunakan mesin cuci dalam kapasitas maksimal, jangan mencuci terlalu sedikit pakaian.
  8. Hentikan langganan channel premium siaran televisi yang tidak pernah Anda tonton. Kalau perlu tidak usah berlangganan televisi kabel.
  9. Cuci sendiri mobil atau motor Anda. Selain tidak mengeluarkan uang, Anda sekaligus berolahraga.
  10. Beli dalam jumlah besar, jangan satuan.
  11. Cari perbandingan harga dengan cara browsing di internet.
  12. Periksa kwitansi, siapa tahu ada hitungan yang keliru.
  13. Perhatikan makanan mewah. selain mahal, kadang juga kurang baik bagi kesehatan.
  14. Jangan pakai tisu karena mengganggu lingkungan akibat makin banyak pohon ditebang. Pakai saputangan yang bisa dipakai berkali-kali.
  15. Apa arti sebuah nama? Anda tidak membeli merek, tetapi membeli kualitas.
  16. Manfaatkan kupon diskon.
  17. keluar dari klub kesehatan dan bergabung dengan senam hemat, olahraga di rumah atau jalan pagi.
  18. beli tiket pesawat jauh-jauh hari dan hindari peak season, semisal hari libur. Harganya lebih murah.
  19. Naik bus atau angkutan umum saja, hindari taksi.
  20. Liburan hemat nonton parade atau karnaval, atau sekedar piknik (makan di taman)
  21. Jangan berlangganan majalah atau koran yang tidak pernah Anda baca.
  22. Bawa makan siang dari rumah.
  23. Jangan makan di restoran, makan di rumah saja.
  24. Jangan ke bioskop, sewa DVD aja.
  25. Jika ingin menghubungi teman di tempat jauh, manfaatkan email, chatting atau facebook, tidak perlu telepon.
  26. Jangan menggunakan call waiting
  27. Sewa, tak perlu beli barang-barang yang Anda gunakan sebentar atau hanya beberapa kali.
  28. Jika sakit, katakan, "Dok, bisakah saya mendapatkan obat generik saja?"
  29. Say No pada pembayaran menggunakan ATM, gunakan pembayaran kontan.
  30. Pertimbangkan pengurangan nilai yang lebih tinggi untuk asuransi mobil atau rumah.
  31. Cari premi yang paling murah untuk polis asuransi
  32. Jika punya kartu kredit, berbelanjalah dengan kartu kredit yang memiliki bunga paling ringan.

Disarikan dari Robert G. Allen, "Multiple Streams of Income".