Sunday, June 24, 2018

50+ Kata Bijak Rocky Gerung Terbaik dari Berbagai Tema

Rocky Gerung lahir di Manado pada 20 Januari 1959, ia dikenal sebagai pengamat politik dan juga seorang yang ahli di dunia filsafat. Argumentasi yang kontroversial dalam berbagai acara serta kritik yang pedas terhadap Pemerintah membuat Rocky Gerung dikenal oleh banyak masyarakat.

Selain itu, ia juga berprofesi sebagai tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dan  sangat familiar dengan dunia pemikiran.

Berikut ini adalah kumpulan kata bijak, kata mutiara, atau quote dari Rocky Gerung yang membahas berbagai tema, seperti filsafat, politik dan juga kehidupan sehari-hari.

kata bijak rocky gerung

1. "Sunyi itu bunyi yang sembunyi." - Rocky Gerung

2. "Kata mengandung arti karena suasana. Seperti rindu dan senja." - Rocky Gerung

3. "Cara dungu menutupi kesalahan hari ini adalah dengan mencari-cari kesalahan orang lain kemarin." - Rocky Gerung

4. "Niat boleh buruk. Itu urusan moral anda. Tapi berusahalah menopangnya dengan jalan pikiran yang kuat. Paling tidak, yang buruk itu tak terlihat sekaligus dungu." - Rocky Gerung

5. "Bukan dosen radikal yang membahayakan kampus, melainkan dosen feodal." - Rocky Gerung

6. "Loyalitas guru bukan terhadap pemerintah, melainkan terhadap pengetahuan. Itu dalilnya." - Rocky Gerung

7. "Baca berita pagi. Cuma Yudi Latif yang paham etika politik." - Rocky Gerung

8. "Negeri ini didirikan dengan akal sehat. Politik membuat banyak orang jadi pemarah. Akalnya buntu. Mari turun ke kampus-kampus. Rawat akal sehat mereka. Itulah sedekahmu buat bangsa. Bukan nungguin APBN." - Rocky Gerung

9. "Dungu itu mudah terlihat. Sekecil semut sekalipun. Seberang lautan bahkan. Bergelar, apalagi." - Rocky Gerung

10. "Negarawan itu wajib ngebelain dasar negara. Bukan malah ngeduitin. Gak keren." - Rocky Gerung

11. "Terorisme bukan hakekat manusia. Dia adalah reaksi ideologis. Deradikalisasi harus mulai dengan mengatasi ketidakadilan global dan arogansi kekuasaan." - Rocky Gerung

12. "Nipu itu kalo bukan karena kere, ya watak." - Rocky Gerung

13. "Dungu itu bukan tentang orangnya, tapi otaknya. Bukan persona, melainkan rasio." - Rocky Gerung

14. "Kalo gak ada yang dungu, ngapain ada sekolahan." - Rocky Gerung

15. "Membenci artinya menolak mengerti. Itulah tindakan paling dungu." - Rocky Gerung

16. "Hanya dalam rindu, engkau mendengarkan sunyiku." - Rocky Gerung

17. "Kebijakan bodoh gak boleh dikritik. Undang2 ngaco gak boleh dicerca. Nalar bengak gak boleh didunguin. Kacung siapa sih mereka?" - Rocky Gerung

18. "Mengapa kalian selalu merendahkan diri untuk mencari pujian? Itu artinya meninggikan diri juga. Paham?" - Rocky Gerung

19. "Mereka pesta menyambut undang-undang yang mencabut hak asasi mereka. Pesta dungu." - Rocky Gerung

20. "Terorisme Negara. Istilah itu ada." - Rocky Gerung

21. "Cinta itu humor yang paling cerdas." - Rocky Gerung

22. "Menerangkan artiinya menunjukkan kesalahan. Bukan menyembunyikannya." - Rocky Gerung

23. "Terlalu banyak cerita diri. Reformasi itu tempat belajar, bukan tempat selfie." - Rocky Gerung

24. "Masa depan tidak datang dengan menyalah-nyalahkan masa lalu."

25. "Misinformasi itu industri. Kita hidup dalam algoritma itu. Negara tak berkutik. Naikkan IQ, bila tak ingin terjebak." - Rocky Gerung

26. "Angin lembah membawa harum hutan. Menghidupkan kisah yang pernah singgah di akar cemara." - Rocky Gerung

27. "Jadi, siapa layak masuk surga, siapa menuju neraka, yang tahu pemerintah? Keren kalian..!" - Rocky Gerung

28. "Terpujilah yang teruji di hari ujian." - Rocky Gerung

29. "Marah itu alami. Benci buatan." - Rocky Gerung

30. "Akademisi hanya berpihak pada akal sehat. Justru karena itu ia memberi kritik. Bukan menjadi buzzer penguasa." - Rocky Gerung

31. "Fungsi hati membersihkan racun. Senyum pertanda hati bersih." - Rocky Gerung

32. "Langit malam dan angin lembah. Sunyi menyempurnakan rindu." - Rocky Gerung

33. "Bersungut-sungut, lalu saling rituit stigma. Kerdil." - Rocky Gerung

34. "Batas hari bukanlah gelap. Rindu tiba kepada mereka yang hatinya bercahaya." - Rocky Gerung

35. "Berhentilah munafik, tinggalkan pemujaan, maka bong akan lenyap. Persahabatan dan kehangatan berwarganegara pasti kembali." - Rocky Gerung

36. "Bila mentalmu pemuja, maka kau adalah bong. Bila sikapmu munafik, maka kau pasti bong. Bila  kau malah komplain, maka kau harus bong." - Rocky Gerung

37. "Senja menghantarkan rindu pada pilihan: menempuh malam atau menyesali perjalanan." - Rocky Gerung

38. "Jadi, bong itu nyata. Dungu itu ada. Tempurung itu eksis." - Rocky Gerung

39. "Kekerasan adalah potensi setiap orang. Apalagi bila tak lega menerima yg berbeda." - Rocky Gerung

40. "Sekali lagi, kita mengutuk kekerasan. Tetapi pertanyaan mendasar adalah: mengapa kita kehilangan keakraban berwarganegara?" - Rocky Gerung

41. "Rindu tak pernah menetap. Tapi ia selalu kembali." - Rocky Gerung

42. "Reaksi moralistik tak menjernihkan persoalan." - Rocky Gerung

43. "Kita hidup di ujung “era manusia”. Humanisme sedang berevolusi menuju sistem nilai baru. Banyak kemarahan karena banyak ketidaktahuan." - Rocky Gerung

44. "Bila terasa sinisisme publik, pertanda  ada kepercayaan yang retak pada penguasa. Introspeksilah, bukan justru mencurigai pikiran rakyat." - Rocky Gerung

45. "Sejarah negeri ini juga sarat kekerasan. Selalu ada potensi ia kembali. Pemimpin yang tak paham sejarah, tak mengerti akar antropologi kekerasan itu. Ia lalai mengaktifkan percakapan warganegara, dengan akibat fanatisme mengintai momentum." - Rocky Gerung

46. "Percakapanlah yang memelihara peradaban. Dendam dan kemarahan menutup percakapan. Fanatisme mulai dari situ, mendaur ulang kejahatan." - Rocky Gerung

47. "Kejahatan adalah kualitas rendah manusia. Tapi tak cukup dengan cacian dan hukuman. Pelajari mikroskopi psikologinya, pahami makropolitik ketidakadilan global." - Rocky Gerung

48. "Menghadapi kekerasan, negosiasi adalah kemampuan akal untuk tetap rasional." - Rocky Gerung

49. "Bara kekerasan itu tersebar di lahan ketidakadilan, lalu disulut fanatisme." - Rocky Gerung

50. “Pernah”. Kata yang paling sempurna. Ia melampaui “sudah” dan menjadikannya “masih”. - Rocky Gerung

51. "Tak tiba, tak berarti tak ada. Seperti rindu." - Rocky Gerung

52. "Politik itu bukan kejahatan. Silakan bicara dan kerjakan. Tugas aparat adalah menjaga, bukan melarang." - Rocky Gerung

53. "Yang tiba di batas hari, tiba karena rindu." - Rocky Gerung

54. "Marxisme itu metode. Bukan jimat." - Rocky Gerung

55. "Kritik gak boleh. Satire gak boleh. Becanda gak boleh. Gak asik lu bong." - Rocky Gerung

56. "Arogansi berasal dari mental penyembah. Ia meniru tuannya." - Rocky Gerung

57. "Pendidikan adalah perang terhadap kedunguan." - Rocky Gerung

58. "Badai membuat kita rasional. Sunyi hutan itu sentimental. Dua-duanya menimbulkan rindu." - Rocky Gerung

59. “Anu” itu jedah antara “plo” dan “ngo” - Rocky Gerung

60. "Sulit menerangkan konsep bagi mereka yang cuma bisa menjawab pertanyaan multiple choice." - Rocky Gerung

61. ""Kalau anda seorang politician/pejabat publik, anda tidak boleh, terlarang, dan anda akan dihina kalau anda mengajukan pertanyaan privat. Jadi dia mengajukan pertanyaan itu pun saya sudah jengkel, you politician atau orang bodoh," - Rocky Gerung

62. "Filsafat itu tentang cara berpikir. Bukan cara menghamba." - Rocky Gerung

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon