Monday, March 5, 2018

Cara Menyimpan Obat Yang Baik dan Benar di Rumah

Tags


Cara menyimpan obat yang benar sangat penting sekali untuk menjaga khasiat obat tersebut. Khasiat obat tidak boleh berkurang atau hilang, jika hal tersebut terjadi bisa dikatakan bahwa obat tersebut sudah bukan menjadi obat, karena tidak bisa mengobati lagi.

1. Tidak melepas etiket pada wadah obat


Jangan melepaskan etiket pada wadah obat karena disitu tercantum nama, cara penggunaan, dan informasi penting lainnya. Ini sangat penting sekali, informasi pada etiket obat seperti nama jika salah informasinya bisa berakibat fatal. Bagimana jika obat tersebut di minum oleh orang lain, karena salah tukar obat akibat etiket pada obat dibuang.

Sebagai contoh, bagimana jika obat penurun kadar gula darah diminum oleh orang dengan kadar gula darah di bawah normal, orang tersebut bisa mengalami penurunah kadar gula dalam darah dan ini sangat berbahaya, bahkan bisa mengancam kehidupan. Itu adalah salah satu contoh sederhana informasi penting pada etiket obat, bagaimana jika salah minum dosis, bagaimana jika salah cara minum. Jadi simpan obat dengan baik dengan tidak membuang etiket obat.

2. Perhatikan dan ikuti aturan penyimpanan pada kemasan


Penyimpanan obat tidak boleh sembarangan, ada obat tertentu yang harus disimpan dengan suhu tertentu. Misalnya penyimpanan insulin, obat ini harus disimpan pada suhu 2-8° C, dan jika obat ini disimpan pada suhu lebih dari 30°C akan kehilangan potensinya, bila akan digunakan boleh disimpan pada suhu ruang 15-20° C.


Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, untuk itu perhatikan dan ikuti cara penyimpanan yang terdapat pada kemasan obat.

3. Letakkan obat jauh dari jangkauan anak


Obat bisa mengobati juga bisa menjadi racun, mengapa obat tidak boleh dijual dan diedarkan secara sembarangan, mengapa membeli obat harus dengan resep dokter, mengapa meminum obat harus sesuai dengan dosis yang telah ditentukan, tak lain adalah untuk memperoleh khasiat dari obat tersebut.


Karena obat bisa menjadi racun, maka menyimpan obat jauh dari jangkauan anak-anak adalah pilihan yang sangat tepat. Anak tidak tau apakah obat berbahaya atau tidak, bagaimana jika anak mengkonsumsi obat yang sangat berbahaya bila dikonsumsi anak-anak. Kemasan dan bentuk obat yang menyerupai permen, mempunyai potensi besar diminum anak jika tidak disimpan dengan benar, yaitu disimpan jauh dari jangkauan anak.

4. Simpan obat dalam kemasan asli dan wadah tertutup rapat


Menyimpan obat dengan kemasan aslinya akan menjaga obat tetap dalam kondisi terjaga khasiatnya. Kemasan obat sudah dibuat oleh produsen obat sesuai dengan jenis obat dan bentuk obat sehingga tidak terjadi kerusakan obat. Oleh karena itu penting untuk tetap menyimpan obat dalam kemasan asli, dan jangan lupa untuk menutup rapat obat kembali setelah diminum.


5. Tidak menyimpan obat di dalam mobil dalam jangka lama


Suhu di dalam mobil tidak stabil, bisa sangat dingin dan bisa juga sangat panas, dalam jangka lama hal tersebut dapat merusak obat. Suhu mobil yang di parkir di ruangan terbuka dan terkena sinar matahari langsung memiliki suhu sampai lebih dari 30° C. Bila menggunakan AC pada malam hari, suhu mobil berada pada kisaran 18° C, suhu dalam mobil yang terus berubah-ubah tersebut akan merusak obat.

6. Perhatikan tanda-tanda kerusakan obat dalam penyimpanan


Tanda-tanda obat yang mengalami kerusakan biasanya mengalami perubahan warna, bau, dan penggumpalan. Jika menemukan salah satu tanda kerusakan obat di atas sebaiknya obat jangan dikonsumsi.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon