Jumat, 20 Maret 2020

5 Level Kepemimpinan yang Harus Anda Ketahui


ydhartono.com - Kepemimpinan adalah sesuatu yang dinamis, dan hak untuk memimpin harus diraih secara individual dengan setiap orang yang Anda temui. Posisi Anda di “Tangga Kepemimpinan” bergantung pada sejarah Anda dengan orang tersebut.

5 Level Kepemimpinan


Dan dengan semua orang, kita memulai tangga kepemimpinan kita dari posisi terbawah dari lima langkah atau level. John C. Maxwell dalam “Developing the Leader Within You” menjelaskan lima level kepemimpinan sebagai berikut:

#1 Posisi


Level terbawah adalah posisi. Anda hanya dapat memulai dari posisi yang telah diberikan kepada Anda, apa pun posisi itu: staf lini produksi, asisten administrasi, staf penjual, mandor, asisten manajer, dan seterusnya.

Posisi Anda adalah apapun posisi itu. Dari tempat itu, Anda memiliki hak-hak tertentu yang menyertai jabatan Anda. Namun jika anda memimpin orang lain dengan hanya menggunakan posisi Anda, dan Anda tidak melakukan hal lain apa pun untuk memperbesar pengaruh Anda, maka orang akan mengikuti Anda hanya karena mereka harus melakukan hal tersebut.

Mereka akan mengikuti Anda hanya dalam batasan-batasan deskripsi pekerjaan Anda. Semakin rendah posisi yang Anda pegang, semakin sedikit wewenang yang Anda miliki berkenaan dengan posisi tersebut.

Berita baiknya adalah bahwa Anda dapat meningkatkan pengaruh Anda hingga melebihi jabatan Anda. Anda dapat bergerak naik tangga kepemimpinan tersebut ke level-level yang lebih tinggi.

#2 Izin


Jika Anda bergerak naik ke level dua, Anda mulai memimpin melampaui posisi Anda karena Anda telah membangun hubungan dengan orang-orang yang ingin Anda pimpin. Anda memperlakukan mereka dengan penuh keistimewaan dan respek. Anda menghargai mereka sebagai manusia.

Anda peduli terhadap mereka, tidak hanya dengan pekerjaan yang dapat mereka lakukan untuk Anda maupun organisasi Anda. Karena Anda peduli terhadap mereka, mereka mulai lebih mempercayai Anda.

Sebagai hasilnya, mereka member izin kepada Anda untuk memimpin mereka. Dengan kata lain, mereka mulai mengikuti Anda karena mereka ingin melakukannya.

#3 Produksi


Anda bergerak ke fase kepemimpinan ini bersama yang lain berkat hasil yang Anda capai di pekerjaan tersebut. Jika orang-orang yang Anda pimpin sukses dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut berkat kontribusi Anda kepada tim tersebut, mereka akan semakin bergantung kepada Anda untuk menuntun jalan mereka. Mereka mengikuti Anda karena apa yang telah Anda lakukan untuk organisasi tersebut.

#4 Pengembangan


Untuk mencapai level keempat dalam kepemimpinan, Anda harus memfokuskan pada upaya mengembangkan orang lain. Oleh karena itu, ini disebut sebagai level pengembangan manusia di dalam kepemimpinan. Agenda Anda adalah untuk mencurahkan diri Anda ke para individu yang Anda pimpin.

Membimbing mereka, membantu mereka mengembangkan keterampilan mereka, dan mengasah kemampuan kepemimpinan mereka. Apa yang Anda lakukan, pada intinya, adalah reproduksi kepemimpinan. Anda menghargai mereka, member nilai tambah kepada mereka, dan membuat mereka lebih berharga. Pada level ini, mereka mengikuti Anda karena apa yang telah Anda lakukan untuk mereka.

#5 Kedirian


Level kelima dan terakhir adalah kedirian, tetapi ini bukan level yang dapat diperjuangkan seseorang untuk dicapai, karena mencapainya adalh sesuatu yang berada di luar kendali Anda. Hanya orang lain yang dapat menempatkan Anda di level ini, dan mereka melakukan hal tersebut karena Anda telah memimpin mereka dengan cara yang sangat baik mulai dari keempat level pertama dalam periode waktu yang panjang. Anda telah memperoleh reputasi sebagai seorang pemimpin level kelima. 

Bukan Posisi, Melainkan Disposisi 


Apabila para pemimpin potensial memahami dinamika dari kemampuan mempengaruhi orang lain dengan menggunakan lima level kepemimpinan, mereka akan menyadari bahwa posisi tidak banyak kaitannya dengan kepemimpinan sejati.

Apakah para individu harus berada di posisi teratas dari struktur organisasi untuk dapat menjalin hubungan dengan orang lain dan membuat mereka senang bekerja bersama mereka?

Apakah mereka perlu memiliki jabatan tertinggi untuk mencapai hasil dan membantu orang lain menjadi produktif?

Apakah mereka harus menjadi presiden atau CEO untuk mengajarkan orang-orang yang menjadi bawahan langsung mereka untuk melihat, berpikir, dan bekerja seperti memimpin?

Tentu saja tidak. Mempengaruhi orang lain adalah masalah disposisi, bukan posisi. Anda dapat memimpin orang lain dari mana pun di dalam suatu organisasi. Dan saat Anda melakukan hal itu, Anda menjadikan organisasi tersebut lebih baik.

Semua level dari suatu organisasi bergantung pada kepemimpinan dari seseorang. Intinya adalah: kepemimpinan adalah pilihan yang Anda buat, bukan tempat yang Anda duduki. Siapa pun dapat memilih untuk menjadi seorang pemimpin di mana pun ia berada. Anda dapat membuat suatu perbedaan, tak peduli di mana pun Anda berada.


EmoticonEmoticon