Selasa, 12 Maret 2019

Cintai Pekerjaan Anda, Walau Pun Itu Bukan Pilihan Anda


Persepsi yang Tidak Tepat


Di zaman yang konon katanya jadi pengusaha itu lebih enak dan bisa lebih kaya membuat orang keluar dari pekerjaannya untuk menjadi pengusaha. Namun setelah menjadi pengusaha merela frustasi karena menjadi pengusaha gak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya.

Sebenarnya menjadi pengusaha adalah pilihan yang baik, tetapi menjadi profesional juga adalah pilihan yang baik. Namun kebanyakan informasi tidak berimbang, sehingga ada kesan bahwa menjadi pengusaha itu lebih baik daripada menjadi karyawan. Bagi sebagian orang mungkin anggapan itu benar, tetapi bagi sebagian orang lainnya itu tidak benar.

Karena setiap orang mengalami pengalaman yang berbeda ketika tumbuh dan berkembang sehingga membuat setiap orang memiliki karakteristik yang tersendiri, setiap orang memiliki kenyamanan tersendiri, bisa jadi keadaan nyaman bagi seseorang namun tidak nyaman bagi orang lain. Contohnya menjadi pengusaha, tidak semua orang cocok menjadi pengusaha, karena basic pendidikan dan pengalaman yang mereka alami sejak dari lahir hingga tumbuh dewasa tidak mendukungnya untuk menjadi pengusaha. Orang tersebut bisa saja menjadi pengusaha, tetapi pengusaha gagal.

Tidak semua orang bisa sukses menjadi pengusaha, dan tidak semua orang juga bisa sukses menjadi karyawan. Oleh karena itu menjadi pengusaha atau karyawan adalah hal baik, jika Anda mencintai dan enjoy menjalani pekerjaan tersebut. Jika semua orang menjadi pengusaha tentu saja, semua usaha pasti gagal karena tidak ada karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut.

Apa Pun Pekerjaannya, Cintailah


Cintailah pekerjaan Anda, karena hanya dengan mencintai pekerjaan, Anda akan tumbuh dan tumbuh dalam bidang yang Anda kerjakan. Misalnya Anda ingin menjadi dokter tetapi kenyataannya Anda bekerja sebagai guru. Anda tetap harus mencintai profesi Anda sebagai guru, walau pun Anda tidak ingin menjadi guru. Iya.. karena berbagai alasan kadang seseorang bisa mengerjakan apa yang tidak mereka inginkan. Misalnya karena kepepet, karena orang tua, karena ikut-ikutan teman dan lainnya.

Kebanyakan saat ini, orang terlalu banyak mengeluh melihat kekurangan diri sendiri, dan iri dengan orang lain. Keadaan seperti itu membuat orang mandek, karena hanya memikirkan kekurangannya. Padahal kekurangannya tersebut tidak akan membawanya kepada kesuksesan.

Kita harus fokus pada kelebihan yang kita miliki, dan mensyukuri dengan kelebihan apa kita miliki. Untuk melihat kelebihan kita pada jenis pekerjaan yang kita alami sekarang, kita harus mencintai pekerjaan itu terlebih dahulu. Mensyukuri apa pun yang kita miliki dalam pekerjaan tersebut, kita harus tau bahwa hal-hal sepele yang tidak kita syukuri dalam pekerjaan kita saat ini adalah sesuatu yang diimpikan dan diinginkan banyak orang di luar sana.

Semoga sukses ya...


EmoticonEmoticon