Saturday, April 14, 2018

Perbedaan Antara Menabung vs Investasi Yang Wajib Diketahui

Sebelumnya saya akan menceritakan pengalaman saya ketika ditawari untuk bergabung dalam dunia investasi tetapi orang yang menawarkan produk investasi tersebut berbohong kepada saya dengan mengatakan produk tersebut sebagai tabungan.

Perbedaan Antara Menabung vs Investasi

Padahal antara investasi dan tabungan itu berbeda, informasi ini saya dapatkan ketika mengikuti Sekolah Pasar Modal di Bandar Lampung. Dari tujuan dan risiko antara investasi dan menabung sangat jelas perbedaannya.

Definisi Investasi


Investasi adalah pengelolaan suatu aset yang dapat memberikan hasil investasi di kemudian hari.
  • Investasi di sektor keuangan adalah transaksi jual beli efek untuk memperoleh keuntungan (capital gain dan dividen) 
  • Investasi di sektor riil adalah menanam modal atau membeli aset produktif untuk menghasilkan suatu produk melalui proses produksi. 
Tujuan investasi adalah untuk memperoleh keuntungan dari aset yang menjadi objek investasi.

Definisi Menabung


Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Menabung adalah menyisihkan sebagian hasil pendapatan nasabah untuk dikumpulkan sebagai cadangan hari depan.

Perbedaan antara Menabung dan Investasi


Dilihat dari berbagai aspek, menabung dan investasi dapat dibedakan sebagai berikut.

Tujuan:
  • Investasi - memperoleh untung
  • Menabung - menyimpan

Potensi risiko:
  • Investasi - ada risiko
  • Menabung - relatif tidak ada risiko

Jenis transaksi:
  • Investasi - jual beli
  • Menabung - simpan pinjam

Tempat transaksi:
  • Investasi - pasar modal
  • Menabung - perbankan

Berdasarkan perbandingan di atas sangat jelas perbedaan antara menabung dengan investasi. Namun tetap saja masih banyak yang tidak mengetahui tentang ini. Parahnya ketidak tahuan masyarakat dijadikan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan.

Banyak yang mengatakan menabung untuk mendapatkan untung, padahal kita sudah tau jika menabung itu tujuannya menyimpan uang dan bukan memperoleh untung. Sebenarnya yang mereka jual bukan tabungan tetapi investasi, berdasarkan penjelasan di atas diketahui jika investasi memiliki risiko, sedangkan menabung relatif tidak ada risiko.

Karena hanya ingin mengambil untung dan untung, mereka mengatakan investasi sebagai tabungan, agar banyak masyarakat ikut ke dalam skema investasi mereka. Untuk itu jika akan berinvestasi harus mengerti dan paham tentang investasi, walaupun hanya sedikit.

Waspada penipuan investasi
  • Waspada dengan penawaran investasi dengan janji-janji palsu (misalnya pasti untung tinggi dalam jangka pendek) 
  • Waspada penawaran investasi yang memaksa atau dengan bujuk rayu (biasanya dengan mengaburkan produk investasinya) 
  • Waspada modus investasi dengan replikasi (misalnya investasi berkedok MLM) dan penguncian dana (misalnya uang tidak boleh diambil dalam jangka waktu tertentu) 
  • Waspada penawaran investasi dari perusahaan yang tidak jelas (cek izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena hanya OJK yang berhak mengeluarkan izin perusahaan investasi di Indonesia) 

Call Center Layanan Konsumen OJK
Telp. (KODE AREA) 500 655

Sumber:
Sekolah Pasar Modal

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon