Friday, March 2, 2018

Pengalaman Membeli HP Xiaomi Redmi 4A Garansi Distributor

Hallo sahabat Xiaomi, moga sehat selalu

Produk Xiaomi sebenarnya sudah masuk ke Indonesia secara resmi, sebenarnya ini sangat bagus buat pecinta xiaomi di Indonesia, karena bisa mendapatkan Android Xiaomi yang sudah terjamin kualitasnya. Namun cukup disayangkan, kebanyakan Android yang dijual oleh Xiaomi Indonesia harganya lebih mahal dari produk Xiaomi yang bukan resmi. Kalau hanya berselisih harga sedikit saja bukan masalah, tetapi kadang perbedaan harga antara android Xiaomi yang resmi dan yang bukan resmi sangat besar sekali, bisa sampai 300 ribuan lebih. Sebagai contoh Redmi 4A yang dijual oleh Xiaomi Indonesia melalui distributor resminya yaitu Erafone dijual dengan harga Rp 1.500.000 sedangkan Redmi 4A yang bukan resmi di pasaran harganya sekitar Rp 1.200.000 selisihnya cukup lumayan.

Pengalaman Membeli HP Xiaomi Redmi 4A Garansi Distributor

Wajar saja jika android Xiaomi bukan resmi banyak diminati oleh masyarakat, apalagi kebanyakan pemakai xiaomi lebih mementingkan spesifikasi tinggi dengan harga yang lebih murah. Dari pantauan saya di grup jual beli facebook, hampir 70% xiaomi yang dijual belikan bukan produk resmi.

Alasan Membeli Redmi 4A Garansi Distributor


Sebenarnya saya kurang percaya jika membeli Android yang bukan resmi, karena dulu banyak teman yang ketipu dengan produk replika samsung. Ketika itu lagi ramai-ramainya konsumen mencari android samsung setelah nokia tumbang dan kurang diminati konsumen di Indonesia. Biasanya jika membeli Android saya langsung ke distributor resmi sepert Okeshop dan Erafone, pertimbangan saya adalah selain mendapatkan produk original juga tidak perlu tawar-menawar lagi.

Namun ntah kenapa saya tergiur juga untuk membeli android xiaomi bukan resmi alias xiaomi garansi distributor. Pertimbangan saya pada waktu itu adalah jika saya tidak suka saya akan jual android tersebut. Toh saya membeli Redmi 4A tersebut dengan harga lebih murah dari pasaran karena saya membelinya secara online. Harga Redmi 4A bekas di daerah saya sekitar 1,1-1,2 juta tidak peduli itu garansi resmi atau garansi distributor, sedangkan saya membeli Redmi 4A baru secara online dengan harga 1,1 juta. Itulah alasan saya sehingga saya mau membeli Redmi 4A bukan resmi atau garansi distributor.

Perasaan Pertama Kali  Melihat Kemasan Redmi 4A Garansi Distributor


Sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa saya membeli Redmi 4A secara online, jadi saya selalu menunggu kedatangan android tersebut, ingin segera melihat kualitasnya.

Pengalaman Membeli HP Xiaomi Redmi 4A Garansi Distributor

Ketika barang datang, ekspresi saya langsung penuh dengan keraguan, wah.. ini hp kok kemasannya kayak gini ya..? Tulisannya Cina semua, dan kemasan tidak meyakinkan. Hal tersebut membuat saya ragu kalau xiaomi yang saya beli adalah produk abal-abal. Karena ragu, saya memutuskan untuk menjual hp tersebut, selama 2 hari saya menawarkan Redmi 4A melalui facebook dan OLX, namun belum ada yang menawar, walaupun saya menjualnya dibawah harga pasaran.

Di hari ke-3 saya mulai malas untuk menawarkannya lagi, saya malah penasaran sama kualitas yang ada di dalamnya. Pada akhirnya saya memutuskan untuk membuka kemasan Redmi 4A, toh kalau memang jelek dijual pun tidak rugi banyak.

Ketika membuka kotak ekspektasi saya ternyata keliru, sebelumnya saya ragu apakah ini hp bagus atau tidak? Ternyata Xiaomi Redmi 4A yang saya beli kualitasnya bagus, didalamnya juga ada kartu garansi distributor, saya cek OS dan MUI nya ternyata produknya asli, saya berkesimpulan Xiaomi Redmi 4A yang saya beli memiliki kualitas sama dengan Redmi 4A yang dijual secara resmi di Indonesia.


Perbedaan Xiaomi Garansi Resmi dan Distributor


Perbedaannya hanya pada harga, garansi dan made in nya. Xiaomi distributor harganya lebih murah tetapi garansi susah, kalau ada kerusakan di tanggung sendiri, sedangkan xiaomi garansi resmi bisa mengunjungi service center jika ada kerusakan tetapi harganya lebih mahal. Xiaomi garansi distributor di buat di Cina sedangkan garansi resmi dibuat di Indonesia.

Dari pengalaman saya di atas saya memiliki kesimpulan baru bahwa tidak masalah membeli xiaomi garansi distributor, karena kualitasnya sama dengan yang garansi resmi. Yang tidak boleh adalah membeli barang replika atau KW, jadi ketika membeli produk yang bukan garansi resmi, harus hati-hati. Lebih baik membeli kepada orang yang sudah dikenal, kalau ada apa-apa bisa komplain.

Jadi, membeli produk garansi resmi maupun distributor memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Jika tidak mau pusing dan kurang menguasai perkembangan smartphone, lebih baik beli garansi resmi saja. Namun jika memiliki sedikit pengetahuan mengenai smartphone membeli hp garansi distributor juga bisa menjadi pilihan yang menarik.

Salam hangat, semoga sehat selalu.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi

4 komentar

sayang banget di tempatku gerai-nya belum ada dan gawat tuh kalau ketipu penjual yang bilang produk asli padahal KW

ya mending ambil garansi resmi lah .. 1 tahun kalo ada kerusakan apapun bakal gratis dan jelas ! gak kyk distributor (anggep aja gaka da garansi)

Saat ini sudah banyak merk HP yang membuka toko resmi di marketplace

Dari pengalaman saya membeli beberapa produk elektronik seperti hp dan laptop, membeli produk resmi adalah pilihan terbaik walau pun harganya sedikit lebih mahal.


EmoticonEmoticon