Friday, December 7, 2018

Cara Menggunakan Termometer Digital Pada Bayi dan Anak-Anak


Mempunyai termometer sendiri sangat diperlukan oleh ibu yang memiliki bayi, salah satu termometer pilihan yang aman dan mudah digunakan dan juga harganya terjangkau adalah termometer digital. Jika di rumah tersedia termometer, ibu dapat mengetahui suhu normal atau jika suhu tubuh bayi naik. Sehingga ibu dapat segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Cara Pemakaian Termometer Digital


Berikut ini adalah petunjuk umum cara menggunakan termometer digital, cara ini mungkin saja bisa berbeda dengan cara menggunakan termometer digital yang Anda miliki, karena spesifikasi dan produsen termometer yang berbeda. Di bawah ini adalah cara penggunaan termometer digital secara umum:
  • Sebelum digunakan, desinfeksi permukaan probe dengan alkohol untuk mencegah penularan kuman.
  • Tekan tombol ON/OFF untuk menyalakan, alat akan mengeluarkan bunyi pendek (ada juga yang tidak) yang menunjukkan alat berfungsi dengan baik. Pada saat yang sama, alat akan secara otomatis mengecek semua fungsi dan semua simbol akan muncul pada layar.
  • Ketika muncul tanda "L" atau "C" yang berkedip, termometer siap digunakan. Jika suhu ruangan <32°C maka akan muncul tanda "L°C" dan apabila suhu ruangan >44°C akan muncul tanda "H°C".
  • Selama pengukuran tanda "°C" akan terus berkedip. Alat ini akan berhenti mengukur apabila suhu badan tidak berubah lagi. Alarm akan berbunyi menunjukkan pengukuran sudah selesai,
  • Termometer digital pada umumnya adalah termometer maksimum, angka pada layar akan meningkat jika setelah pengukuran masih terjadi kenaikan suhu.
  • Setelah pengukuran selesai, matikan alat dengan menekan tombol "ON/OFF". Jika lupa mematikan, termometer akan mati secara otomatis setelah 10 menit.

Memori pada Termometer Digital


Pada saat kita menyalakan termometer, pertama kali akan muncul angka pada layar. Angka ini adalah hasil pengukuran terakhir yang tersimpan. Jika alat asih baru maka tidak muncul angka karena belum ada data yang tersimpan.

Metode Pengukuran Termometer Digital


Metode pengukuran sangat menentukan nilai suhu. Untuk alasan ini, sangat penting menentukan daerah pengukuran yang tepat untuk memperoleh hasil yang akurat.

1. Pengukuran pada Mulut (Oral)

Letakkan ujung termometer di bawah pangkal lidah (kanan/kiri) untuk memperoleh hasil yang seakurat mungkin. Usahakan selama pengukuran mulut tetap tertutup dan ujung termometer tetap menyentuh pangkal lidah.

Jangan makan atau minum sebelum pengukuran dilakukan. Pengukuran dengan cara ini membutuhkan waktu sekitar 1 menit.

2. Pengukuran pada Anus (rectal)

Pengukuran suhu di anus adalah paling akurat karena daerah pengukuran sangat tertutup. Masukkan ujung termometer ke dalam anus maksimal 2 cm. Lama pengukuran sekitar 2-3 menit.

3. Pengukuran pada Ketiak (Axillary)

Pengukuran di ketiak menghasilkan hasil yang fluktuasi antara 0,5-1,5°C dibandingkan hasil pengukuran suhu di anus. Umumnya pengukuran dengan metode ini memerlukan waktu antara 2-3 menit.

Letakkan ujung termometer pada ketiak dan jepit dengan lengan. Usahakan jangan bergerak selama pengukuran agar memperoleh hasil yang maksimal.

Pengukuran pada anus adalah paling akurat, dianjurkan pengukuran dilakukan pada daerah tersebut. Dan setelah  alarm berbunyi, tetap lakukan pengukuran sekitar 3 menit untuk memastikan hasil benar-benar akurat.

Cara Membersihkan Termometer


Cara yang paling tepat untuk membersihkan dan desinfeksi adalah dengan cara mengelap permukaan ujung termometer menggunakan alkohol 70% yang terbukti ampuh dan aman membunuh kuman.

Jangan membersihkan termometer dengan hinner, oli atau bensin. hanya gunakan alkohol atau air. Jangan merendam termometer dalam air serta jauhkan dari jangkauan anak-anak karena termometer digital memiliki komponen kecil yang dapat tertelan, misalnya tempat baterai atau baterai.

Jika Anda akan membeli termometer untuk kebutuhan keluarga, termometer digital adalah pilihan yang tepat, karena sangat mudah penggunaannya. Untuk penggunaan termometer pada rectal, sebaiknya Anda membeli dua termometer, yang satu khusus untuk pemakaian di rectal. Agar tidak tertukar beli tanda atau label. Jangan gunakan termometer yang digunakan pada rectal untuk penggunaan pada mulut.

Cara Menggunakan Termometer Berdasarkan Usia


Cara mengukur suhu tubuh pada anak-anak yang disarankan adalah melalui rectal dan mulut, sedangkan pada bayi yang paling baik melalui rectal. Untuk pengukuran yang tepat sebaiknya ikuti petunjuk penggunaan pada termometer Anda. Selain itu, untuk keamanan anak-anak tidak boleh menggunakan termometer sendiri.

1. Bayi usia 0-3 bulan
  • Hidupkan termometer digital
  • Beri lubrikasi pada ujung termometer dengan petroleum jelly (beli di apotek) 
  • Baringkan bayi dengan posisi terlentang, angkat panggul dan masukan termometer ke dalam rectal/anus/dubur sedalam 0,5-1 inch (1,3-2,5 cm).
  • Tahan termometer sampai terdengar bunyi yang menandakan bahwa pengukuran sudah selesai.
  • Keluarkan termometer dan lihat hasilnya.

2. Bayi 3 bulan - balita 4 tahun

Anda dapat menggunakan termometer digital dengan cara pemeriksaan suhu melalui rectal seperti pada bayi 0-3 bulan di atas. Atau bisa juga dengan dijepit di ketiak dengan cara sebagai berikut:
  • Hidupkan termometer
  • Jepit ujung termometer pada ketiak anak, pastikan ujung termometer menyentuh kulit bukan baju anak.
  • Tunggu sampai terdengar bunyi bahwa pengukuran telah selesai.
  • Cabut termometer dari ketiak dan lihat hasilnya.

3. Anak >4 tahun

Anak usia lebih dari 4 tahun dapat dilakukan pemeriksaan dengan cara menjepit termometer di bawah lidah, dengan cara sebagai berikut.
  • Hidupkan termometer
  • Tempatkan ujung termometer di bawah lidah dan anak menutup mulut.
  • Tunggu sampai terdengar bunyi bahwa pengukuran selesai.
  • Cabut termometer dari mulut dan lihat hasilnya.

Tidak selalu suhu tubuh yang naik adalah gejala buruk, demam sebenarnya bukan merupakan penyakit, tetapi merupakan gejala penyakit. Demam muncul sebagai reaksi imunitas tubuh melawan suatu penyakit dan ketika melawan infeksi bakteri atau virus. Ada beberapa kondisi saat suhu tubuh bayi naik harus diwaspadai dan segera berkonsultasi ke dokter.

Segera hubungi dokter jika anak Anda berusia:
  • < 3 bulan dan suhu rectal > 38°C
  • > 3 bulan dan suhu rectal > 38.9°C dan terlihat rewel, lemas dan tidak nyaman.
  • > 3 bulan dan suhu rectal > 38.9°C dan tidak memberikan respon terhadap obat bebas yang telah berikan.

Mengetahui suhu tubuh bayi adalah sangat penting bagi ibu, sehingga jika terjadi kenaikan suhu tubuh bayi, ibu dapat segera mengambil tindakan dan berkonsultasi ke dokter.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon