Sunday, September 2, 2018

Cara Perawatan Luka Setelah Operasi Caesar di Rumah

Cara Perawatan Luka Setelah Operasi Caesar di Rumah

Beberapa ibu hamil tidak bisa melahirkan secara normal sehingga harus menjalani operasi caesar. Operasi ini tidak perlu waktu lama untuk pemulihan di rumah sakit, kecuali ada keluhan. Jika operasi berjalan lancar dan ibu dalam kondisi yang baik, cukup waktu 2-3 hari setelah operasi ibu boleh pulang ke rumah.

Salah satu hal penting yang harus diketahui ibu dan keluarganya adalah cara perawatan luka operasi caesar di rumah. Jika di rumah sakit ada bidan atau perawat yang melakukannya, kalau di rumah ya kita sendiri yang melakukan perawatan luka tersebut. Untuk itu sebelum pulang ibu dan keluarga wajib menanyakan bagaimana cara perawatan luka operasi caesar di rumah.

Sebelumnya saya akan menceritakan pengalaman istri saya operasi caesar. Operasi dilakukan pada hari jumat jam 21.00 dan sekitar jam 24.00 istri saya sudah dibawa ke ruang perawatan berserta bayinya. Kondisi istri saya sadar, dan boleh makan minum, tetapi bagian kaki tidak terasa apa-apa jika di sentuh, sepertinya masih ada efek obat biusnya.

Pada hari Minggu jam 11.00 istri saya sudah boleh pulang ke rumah, waktu itu kondisi istri saya sudah bisa berjalan sendiri, sudah bisa melakukan aktivitas sendiri. Ketika akan pulang istri saya diberikan obat untuk dirumah, serta penjelasan mengenai perawatan luka operasi. Dan pada waktu itu diberitahukan bahwa balutan tidak perlu diganti sampai kontrol ke rumah sakit pada hari Sabtu. Artinya selama hari Minggu s/d Sabtu perban tidak perlu diganti, tetapi harus jaga kondisi luka untuk tetap bersih dan kering.

Pada hari Sabtu istri saya kontrol ke rumah sakit, perban luka operasi diganti, dokter yang memeriksa menjelaskan bahwa kondisi luka bagus, selanjutnya tidak perlu kontrol lagi ke rumah sakit. Tetapi sebelum pulang istri saya diberikan penjelasan cara merawat atau mengganti balutan operasi di rumah. Penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Cara perawatan luka operasi caesar di rumah
  1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah perawatan luka dengan sabun dan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih.
  2. Membuka plester dan kasa tanpa menyentuh luka operasi.
  3. Kaji keadaan luka dengan melihat luka sudah kering/basah dan keluar cairan dari tempat luka.
  4. Membersihkan luka dengan air hangat (matang)
  5. Keringkan luka dengan kasa steril.
  6. Tutup luka dengan kasa steril dan memasang plester.

Hal-hal yang harus diperhatikan:
  1. Mengganti balutan 2 kali sehari setelah mandi.
  2. Tidak boleh membersihkan luka dengan betadin atau obat-obatan yang lain.
  3. Jika luka lembab, segera ganti balutan.


Itulah cara merawat luka yang benar. Jika ada yang tidak jelas lebih baik konsultasikan ke dokter. Jangan membuat keputusan sendiri atau meminta saran kepada orang yang tidak ahli di bidangnya. Karena penanganan luka operasi yang tidak benar akan menimbulkan infeksi, dan ini akan mengancam kehidupan sang ibu.

Tanda-tanda luka operasi caesar terinfeksi
  1. Nyeri perut
  2. Luka kemerahan dan bengkak
  3. Keluar nanah atau cairan dari tempat luka
  4. Nyeri pada tempat luka yang semakin meningkat
  5. Demam
  6. Sakit pada saat BAK atau berbau busuk dari vagina
  7. Perdarahan setelah keluar darah berbau busuk dari vagina
  8. Kaki nyeri dan bengkak.

Jika ibu yang operasi caesar mengalami seperti tanda-tanda di atas sebaiknya langsung bawa ke rumah sakit, 

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon