Friday, June 22, 2018

Gejala Gula Darah Tinggi yang Harus Diwaspadai

Gejala Gula Darah Tinggi yang Harus Diwaspadai

Saat ini penyakit tidak menular merupakan masalah utama kesehatan di dunia termasuk di Indonesia. Salah satu penyakit tidak menular yang banyak diderita orang adalah Diabetes Melitus atau Kencing Manis. Penyakit ini ditandai dengan adanya kadar gula darah yang tinggi, hal ini dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah.

Penyakit diabetes yang banyak terjadi ada dua, yaitu penyakit diabetes yang disebabkan karena keturunan dan penyakit diabetes karena obesitas. Pola makan serta gaya hidup tidak sehat adalah penyebab utama diabetes yang disebabkan oleh obesitas.

Walaupun diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang tidak menyebabkan kematian secara langsung, tetapi dapat berakibat fatal bila penanganannya tidak tepat. Orang dengan diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menimbulkan komplikasi akut dan kronis seperti jantung koroner, penyakit pembuluh darah otak dan penyakit pembuluh darah perifer.

Gejala gula darah tinggi


Tindakan pencegahan dengan melakukan pola makan serta gaya hidup sehat lebih diutamakan untuk mencegah terjadinya diabetes. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan mewaspadai adanya gejala gula darah yang tinggi seperti berikut ini.
  • Terjadi penurunan berat badan, tetapi nafsu makan meningkat
  • Sering merasa haus
  • Mulut terasa kering.
  • Sering buang air kecil, terutama pada malam hari.
  • Kulit gatal dan terasa kering.
  • Merasa kelelahan
  • Penglihatan menjadi kabur

Bila Anda mengalami gejala di atas sebaiknya memeriksakan kadar gula darah. Walaupun tidak selalu gejala di atas pasti terjadi peningkatan gula darah, tetap saja memeriksa gula darah sangat penting. Hasil pemeriksaan gula darah ditentukan berdasarkan kategori berikut ini.

Gula darah puasa 
  • Normal < 100 mg/dl 
  • Pra-diabetes 100-125 mg/dl 
  • Diabetes > 126 mg/dl 

Gula darah 2 jam setelah makan 
  • Normal < 140 mg/dl 
  • Pra-diabetes 140-199 mg/dl 
  • Diabetes > 200 mg/dl 

Kondisi Pra-diabetes


Adalah kondisi kadar gula darah seseorang berada diantara kadar normal dan diabetes. Lebih tinggi dari pada normal tetapi tidak cukup tinggi untuk dikategorikan ke dalam diabetes. Kondisi pra-diabetes adalah faktor risiko untuk diabetes, serangan jantung dan stroke.

Jika tidak dikontrol dengan baik, kondisi pra-diabetes bisa meningkat menjadi diabetes tipe 2 dalam kurun waktu 5-10 tahun. Namun diet dan olahraga yang baik dapat mencegah dan menunda timbulnya diabetes.

Menjaga kesehatan lebih penting daripada mengobatinya, untuk itu selalu terapkan pola makan dengan gizi seimbang serta melakukan aktivitas fisik dengan teratur.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon