Monday, June 4, 2018

Cara Membuat Latar Belakang Masalah Yang Baik dan Benar

Cara Membuat Latar Belakang Masalah Yang Baik dan Benar

Syarat-Syarat Penulisan Latar Belakang


Menurut Hendratmo (2006) menyatakan bahwa dalam menulis sebuah proposal, skripsi, tesis, dan tulisan formal lain yang sejenisnya (selanjutnya kita sebut sebagai Tulisan), biasanya ada satu bagian yang namanya "Latar Belakang".

Latar belakang ini pada umumnya ada di bagian pertama pada Tulisan, atau di BAB Pendahuluan. Namun tidak jarang di antara kita merasa bingung apa yang harus ditulis pada bagian "Latar Belakang" itu. Sehingga banyak di antara kita yang menganggap bahwa Latar Belakang itu sekedar basa-basi, tidak relevan dengan isi Tulisan, atau sekedar pembukaan biasa. Padahal Latar Belakang justru bagian yang penting sebagai titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai apa penyebab munculnya tulisan kita.

Dari Latar Belakang lah dapat kita perlihatkan sebuah "milestone” kepada pembaca. Latar Belakang lah yang memberikan penjelasan rasional mengenai penyebab mengapa Tulisan kita muncul.

Latar belakang terdiri dari tiga unsur, yaitu:

l. Kondisi ideal

Kondisi ideal menggambarkan sebuah keadaan yang menjadi tujuan, dicita-citakan, atau impian. Dalam sebuah organisasi, kondisi ideal biasanya diuraikan dalam sebuah visi misi. Kondisi ideal juga bisa berarti suatu kondisi jangka pendek/jangka menengah /jangka panjang yang ingin dicapai, khususnya yang berkaitan dengan Tulisan yang akan Anda rumuskan. Ibaratnya perjalanan, kondisi ideal ini adalah kota tujuan yang ingin dicapai.

2. Kondisi saat ini

Kondisi saat ini menggambarkan keadaan yang secara realita benar-benar terjadi pada saat ini. Uraikan kondisi realita tersebut, terutama yang berkaitan dengan tulisan yang sedang dirumuskan. Dan nantinya akan dikaitkan dengan kondisi ideal di atas, akan ditarik benang merahnya. Ibaratnya perjalanan, kondisi saat ini adalah ungkapan tentang: sudah sampai mana perjalanan kita, apakah sudah sampai 10 KM, sudah sampai kota X, atau bahkan belum jalan sama sekali.

3. Solusi

Pada bagian ini, barulah diuraikan hal-hal yang akan dilakukan/ditulis/diteliti/dan lain lain dalam rangka mengatasi gap antara kondisi saat ini dengan kondisi ideal yang ingin dicapai. lbaratnya perjalanan, solusi ini adalah usaha yang akan kita lakukan untuk menuju kota tujuan dari posisi perjalanan kita saat ini. Solusi inilah yang akan menjadi inti dari Tulisan kita nanti. Setelah semua diuraikan dalam Latar Belakang, barulah sub-bah berikutnya. Misalnya sub-bab permasalahan yang menggambarkan masalah apa saja yang mungkin akan dihadapi dalam melaksanakan solusi/Tulisan yang akan dikerjakan.

Menurut Ir. Balza Achmad, M.Sc.E (2005) syarat penulisan latar belakang antara lain:

1. Latar belakang masalah bersifat konvergen (mulai yang umum ke hal yang semakin khusus).

2. Memuat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • Apa masalah yang ada dari topik yang akan diteliti?
  • Usaha-usaha penyelesaian apa sajakah yang pernah dilakukan? (sampaikan secara ringkas)
  • Permasalahan apa yang masih tertinggal setelah usaha-usaha di atas? (atau: usaha di atas menimbulkan permasalahan apa lagi?)
  • Permasalahan apa yang akan diselesaikan dalam penelitian ini?
  • Cara penyelesaian bagaimana yang diusulkan dalam penelitian ini?
  • Mengapa cara penyelesaian tersebut diusulkan? (dapat menyangkut manfaat/ keuntungan atau apa yang membuat yakin bahwa penelitian tersebut dapat dilakukan; jika mengacu penelitian lain sampaikan secara ringkas)
  • Apa beda penelitian tersebut dengan yang lain (menyangkut keaslian penelitian)
  • Dengan demikian latar belakang masalah harus cukup komperehensif (tidak mungkin ditulis hanya dalam 1-2 halaman)

3. Untuk menjaga keaslian penelitian, harus disampaikan cukup bukti bahwa telah melakukan kajian literatur yang cukup mengenai penelitian-penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya (untuk SI: 10-20 judul. sebanyak mungkin berupa paper jurnal, seminar, skripsi, laporan penelitian dengan tahun penerbitan yang baru; jangan terlalu banyak buku teks; bahan dari internet dibatasi untuk sumber yang layak dipercaya dan sebisa mungkin ada nama penulis, tahun, serta medianya)

4. Menurut Sambodo (2007) dalam jurnalnya mengatakan: sebenarnya, latar belakang penelitian merupakan sebab-sebab (alasan) mengapa suatu masalah atau hal itu menarik untuk diteliti. Alasan tersebut dapat diperinci menjadi alasan objektif dan alasan subjektif.

Alasan objektif

Merupakan alasan yang langsung menyangkut topik penelitian dengan objek yang akan diteliti. Secara objektif, alasan penelitian dilakukan dapat dikategorikan menjadi beberapa hal yaitu:
  • Arti penting atau peranan topik pembicaraan/ penelitian Maksudnya, topik pembicaraan/penelitian yang diangkat akan memberikan manfaat dan peranan yang penting dalam hubungannya dengan ilmu pengetahuan dan kehidupan sehingga hal tersebut hams diteliti.
  • Perlunya pengembangan/peningkatan di bidang topik penelitian. Ini memaparkan lanjutan dari penelitian/ hasil/teknologi yang telah ada terdahulu. Dengan pengembangan penelitian yang dilakukan akan menghasilkan kemanfaatan yang lebih besar bagi ilmu pengetahuan, ditemukannya metode/teknologi baru yang lebih efektif, dan lain-lain yang merupakan hasil tindak lanjut dari yang sudah ada sebelumnya.
  • Perlunya saran/masukan sebagai bahan pembinaan/ peningkatan/ pengembangan di bidang topik penelitian. Ini merupakan penelitian yang akan dilakukan untuk menguji ulang atau mendapatkan hasil yang baru sesuai dengan topik penelitian yang sama. Sehingga basil yang diperoleh nantinya akan berguna sebagai bahan pertimbangan untuk peningkatan/pengembangan hasil penelitian tersebut.
  • Perlunya penelitian dilakukan untuk alasan kemanfaatan praktis (terapan, keterampilan, pengetahuan, dan lain-lain) atau alasan kemanfaatan keilmuan (pengembangan teori, dan lain lain).

Latar belakang secara objektif kebanyakan merupakan alasan yang diperoleh karena masalah yang akan menjadi topik penelitian sudah ada sebelumnya, atau sudah diangkat sebelumnya. Sehingga dalam latar belakang penelitian, perlu diberikan tinjauan pustaka, data-data kuantitatif maupun kualitatif serta acuan berbagai masalah yang berkaitan dengan objek atau topik penelitian anda. Secara garis besar, dalam latar belakang diberikan informasi baik dari acuan pustaka maupun hasil observasi awal yang telah dilakukan terhadap topik penelitian itu.

Uraian pada latar belakang 


Berbentuk piramida terbalik, artinya : uraian dari hal yang bersifat umum sehingga mengungkapkan hal-hal yang lebih spesifik atau Disusun secara sistematis dari global-regional-lokal(mengerucut)

Identitas masalah penelitian merupakan langkah awal seorang peneliti yang harus dilaksanakan. Masalah terjadi apabila terdapat kesenjangan antara apa yang sebelumnya ada (teori) dengan kenyataan yang dijumpai di lapangan dan memerlukan suatu pemecahan (Sastroamoro dan Ismael, 1993).

Dalam latar belakang masalah penelitian, akan diuraikan fakta-fakta, hasil-hasil penelitian orang lain, atau teori-teori yang melatarbelakangi masalah yang ingin diteliti. Dengan uraian tentang fakta-fakta dan teori-teori tersebut maka orang lain diyakinkan bahwa masalah yang akan diajukan tersebut cukup penting dan cukup justified.

Dalam latar belakang harus jelas diuraikan mengapa masalah tersebut dipilih? Apa justifikasinya? Mengapa penelitian itu diadakan di wilayah itu ? Apabila judul penelitian seperti contoh "ketidak sinambungan imunisasi polio pada anak-anak  Balita di wilayah kabupaten Bogor", maka latar belakang harus diuraikan : 
  1. Peranan atau pentingnya imunisasi polio bagi anak Balita.
  2. Masalah polio di Indonesia dan program imunisasi polio di Indonesia
  3. Masalah drop out atau ketidak senambungan Imunisasi polio secara umum di Indonesia
  4. Masalah drop out imunisasi polio di kabupaten bogor.

Dalam perumusan latar belakang masalah pada skripsi hal-hal berikut perlu diuraikan :
  1. Introduksi masalah penelitian, introduksi isinya apa yang anda permasalahkan, biasanya definisi-definisi dari apa yang tercantum dari tulisan anda.
  2. Menguraikan mengapa (WHY) penelitian itu dilakukan.
  3. Memuat fenomena/fakta-data yang menunjukkan besarnya masalah yang akan diteliti (jumlah dan persentase).
  4. Memuat uraian tentang dampak yang akan terjadi jika masalah tersebut tidak dipecahkan.
  5. Menguraikan ramifikasi masalah (ramifikasi masalah : identifikasi/ kemungkinan penyebab variabel indevenden).
  6. Hasil-hasil penelitian orang lain yang terkait dengan judul.
  7. Teori-teori yang melatar belakangi masalah yang akan diteliti diyakinkan bahwa masalah yang akan diteliti tersebut cukup menarik dan panting.
  8. Dalam latar belakang harus dengan jelas diuraikan mengapa masalah tersebut dipilih.
  9. Agar masalah yang akan diteliti tersebut cukup “justified” uraian latar belakang tersebut harus didukung atau disertai dengan data atau fakta-fakta empiris(fenomena).
  10. Justifikasi masalah berupa besarnya masalah dan pengaruh yang timbul terhadap kesehatan, waktu terjadi pada saat ini (apakah semakin meningkat), tempat kejadian, karakteristik masyarakat yang terkena.
  11. Kronologis masalah tentang bagairnana permasalahan bisa terjadi secara teoritis, berupa penyebab masalah dan dampak dari masalah.
  12. Konsep solusi berupa berisi bagaimana kira-kira permasalahan diselesaikan baik yang sudah dan akan digunakan.

Latar Belakang Terdiri Dari Fakta, Teori Dan Opini
  • Fakta berisi data-data pendukung permasalahan anda.
  • Teori berisi singkatan teori yang mendukung permasalahan anda.
  • Opini berisi tentang pendapat anda yang berisi komen terhadap fakta dan teori sebelumnya.

Akan tetapi agar lebih komplit sebaiknya latar belakang diisi dengan Introduksi, Justifikasi, Kronologi Masalah dan Konsep Solusi, yaitu :
  1. Introduksi, isinya apa yang anda permasalahkan, biasanya definisi-definisi dari apa yang tercantum dari tulisan anda.
  2. Justifikasi, isinya data-data yang mendukung permasalahan anda.
  3. Kronologi masalah, berisi tentang bagaimana permasalahan bisa terjadi secara teoritis.
  4. Konsep, solusi berisi bagaimana kira-kira permasalahan diselesaikan.

Contoh penelitian dengan judul:

Kejadian gangguan konsep diri pada klien pasca mastektomi.............secm umum (Nasional)................di Samarinda (RSU. A.Wahab Sjahranie Samarinda).
  1. Akibat dari gangguan konsep diri dan angka/insiden kejadian, waktu, tempat.
  2. Penyebab gangguan............. 
  3. Konsep solusi adalah ...................

Lamar belakang permasalahan berisi uraian tentang apa yang menjadi masalah .penelitian, alasan mengapa masalah itu penting dan perlu diteliti. Agar masalah yang akan diteliti tersebut cukup justified uraian latar belakang tersebut harus didukung dengan data-data atau fakta-fakta empiris (pemikiran induktif) sehingga jelas memang ada masalah yang perlu diteliti. Juga harus ditunjukan letak masalah yang akan diteliti dalam konteks teori (pemikiran deduktif) dengan pemikiran yang lebih luas, serta peranan penelitian tersebut dalam pemecahan masalah yang lebih luas.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon