Wednesday, May 2, 2018

Definisi Analisa Fundamental di Dunia Saham

Definisi Analisa Fundamental di Dunia Saham

Definisi Analisa Fundamental


Analisa fundamental adalah suatu analisa yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kondisi keuangan suatu perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan publik.

Analisa fundamental minimal mencakup analisa:
  1. Analisa Ekonomi
  2. Analisa Industri/Sektor
  3. Analisa Perusahaan (Rasio Keuangan)

Tujuan analisa fundamental adalah untuk melakukan ekspektasi kinerja perusahaan di masa datang.

Definisi Analisa Ekonomi


Analisa ekonomi adalah suatu analisa yang mempelajari potensi perekonomian suatu negara di masa datang dengan menggunakan data historis maupun data saat ini. Analisa ekonomi minimal menggunakan variabel sebagai berikut:
  • PDB (Produk Domestik Bruto): Agregat barang dan jasa yang telah diproduksi oleh ekonomi nasional dalam suatu periode tertentu.
  • Inflasi: Indikator kenaikan harga barang dan jasa yang diproduksi oleh sistem ekonomi dalam periode tertentu.
  • Tingkat Bunga: Indikator biaya modal dalam suatu sistem ekonomi sebagai data pembanding untuk mengukur tingkat keuntungan investasi.
  • Fluktuasi Nilai Tukar: Indikator nilai rupiah dibandingkan dengan mata uang negara lain.

Definisi Analisa industri


Analisa industri adalah analisa yang mempelajari keadaan kompetitif dari suatu sektor industri dalam hubungannya dengan yang lain serta mengidentifikasi perusahaan-perusahan yang mempunyai potensi pada suatu sektor industri tertentu.

Beberapa indikator penting dalam Analisa Industri: Penjualan, Laba, Dividen, Struktur Modal, Regulasi dan Inovasi.

Tujuan analisa industri untuk menilai prospek industri di masa datang

Kelompok Analisa Industri


Beberapa industri mampu beroperasi cukup baik dalam kondisi resesi, sedangkan yang lain sangat jelek. Untuk itu perlu dikelompokkan berdasarkan:
  1. Growth Industry yaitu industri yang mempunyai laba jauh lebih tinggi dari rata-rata industri
  2. Defensive Industry yaitu industri yang tidak banyak terpengaruh dengan kondisi perekonomian
  3. Cyclical Industry yaitu industri yang sangat peka terhadap perubahan kondisi perekonomian.

Analisa (Rasio) Keuangan Perusahaan


Analisa rasio keuangan perusahaan, minimal terdiri dari:
  • Rasio Likuiditas (Liquidity ratios)
  • Rasio Aktivitas (Activity ratios)
  • Rasio Rentabilitas (Profitability ratios)
  • Rasio Solvabilitas (Solvability ratios)
  • Rasio Pasar (Market ratios)

Rasio Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek:
  • Current Ratio = Current Assets/Current Liabilities

Rasio Aktivitas adalah kemampuan serta efisiensi perusahaan di dalam memanfaatkan aset-aset yang dimilikinya:
  • Total Assets Turnover = Net Sales/Averaged Total Assets

Rasio Rentabilitas adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar tingkat keberhasilan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan:
  • Net Profit Margin = EAT/Net Sales

Rasio Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya, biasa disebut juga rasio leverage:
  • Debt Ratio = Total Debts/Total Assets

Rasio Pasar menunjukkan informasi penting dari perusahaan yang diungkapkan dalam bentuk kinerja saham.
  • PBV = Price/Book Value per Share
  • PER = Price/Earning per Share
  • EPS = Laba Bersih/Jumlah saham Beredar

Perbedaan Analisa Fundamental dan Teknikal


Hope Fundamental
  • Kinerja Saham (Ekspektasi)
  • Industri
  • Makro Ekonomi
  • Mikro Ekonomi
  • Long Term

Reality Teknikal
  • Historical Price
  • Pattern
  • Indicator
  • Trading System
  • Short Term

Sumber:
Buku Sekolah Pasar Modal

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi

2 komentar

Wah, saya malah pengen belajar Saham jadinya hehe.. istri udah mulai main saham tapi maish trial n error

Saya juga dulu sempat belajar saham, tapi sekarang gak saya lanjutkan mas, selain ilmu ternyata butuh modal juga. heee


EmoticonEmoticon