Thursday, April 5, 2018

Seputar Pertanyaan dan Jawaban Mengenai MPASI

Apa itu MPASI ?

  • MPASI adalah makanan atau minuman bergizi yang diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI
  • MPASI berupa makanan padat atau cair yang diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi atau anak.

Kapan memberikan MPASI ?

  • Mulai usia 6 bulan sampai dengan 24 bulan.

Mengapa bayi harus diberikan MPASI ?

  • Pada usia 6-12 bulan, ASI hanya menyediakan ½ atau lebih kebutuhan gizi bayi, dan pada usia 12-24 bulan ASI menyediakan 1/3 dari kebutuhan gizinya sehingga MPASI harus segera diberikan mulai bayi berusia 6 bulan.
  • MPASI harus mengandung zat gizi mikro yang cukup untuk melengkapi zat gizi mikro yang sudah kurang pada ASI dan tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi

Apa tanda bayi sudah siap menerima MPASI

  • Jika bayi didudukkan kepalanya sudah tegak
  • Bayi mulai meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut
  • Jika diberikan makanan lumat bayi tidak mengeluarkan makanan dengan lidahnya

Alasan yang kurang tepat sehingga bayi mulai diberikan MPASI

  • Ibu melihat tanda bayi merasa lapar, seperti memasukan tangan ke dalam mulut merupakan perkembangan normal dan ini bukan tanda bayi lapar.
  • Ibu percaya bahwa bayi sudah berkurang minum ASI, sehingga ibu mulai memberi MPASI.
  • Ibu merasa kenaikan berat badan bayi tidak sesuai yang diharapkan.
  • Pengaruh orang lain, seperti tetangga, ibunya, petugas kesehatan dan bahkan iklan makanan bayi

Apa saja macam dan bentuk MPASI ?


Macam MPASI
  • MPASI dari bahan makanan lokal yang dibuat sendiri
  • MPASI pabrikan yang difortifikasi dalam bentuk bungkusan, kaleng atau botol

Bentuk MPASI
  • Makanan lumat yaitu sayuran, daging/ikan/telur, tahu/tempe dan buah yang dilumatkan/disaring, seperti tomat saring, pisang lumat halus, pepaya lumat, air jeruk manis, bubur susu dan bubur ASI.
  • Makanan lembik atau dicincang yang mudah ditelan anak, seperti bubur nasi campur, nasi tim halus, bubur kacang hijau.
  • Makanan keluarga seperti nasi dengan lauk pauk, sayur dan buah

Bagaimana pola pemberian ASI dan MPASI untuk bayi dan anak?


Usia 0-6 bulan
Pemberian: hanya diberikan ASI

Usia 6-9 bulan
Pemberian: ASI + makanan lumat

Usia 9-12 bulan
Pemberian: ASI + makanan lembik

Usia 12-24 bulan
Pemberian: ASI + makanan keluarga

Berapa frekuensi dan jumlah MPASI yang diberikan ?



Apa yang perlu diperhatikan bila anak mulai makan MPASI ?

  • MPASI yang diberikan pertama sebaiknya adalah makanan lumat berbahan dasar makanan pokok tertutama beras/tepung beras, karena beras bebas gluten yang dapat menyebabkan alergi
  • Bila bayi sudah mulai makan MP-ASI, bayi memerlukan waktu untuk membiasakan diri pada rasa maupun bentuk makanan baru tersebut.
  • Perkenalkan aneka jenis buah sayur lauk sumber protein dalam MP-ASI, bertahap sambil mengamati reaksi bayi terhadap makanan yang diperkenalkan.
  • Ketika anak bertambah besar, jumlah yang diberikan juga bertambah. Pada usia 12 bulan, anak dapat menghabiskan 1 mangkuk kecil penuh makanan yang bervariasi setiap kali makan.
  • Berikan makanan selingan terjadwal dengan porsi kecil seperti roti atau biskuit yang dioles dengan mentega/selai kacang/mesis, buah dan kue kering.
  • Beri anak makan 3x sehari dan 2x makanan selingan diantaranya secara terjadwal
  • Makanan selingan yang tidak baik adalah yang banyak mengandung gula tetapi kurang zat gizi lainnya seperti minuman bersoda, jus buah yang manis, permen, es lilin dan kue-kue yang terlalu manis.

Apa yang terjadi bila bayi terlalu awal atau terlambat mendapat MPASI ?


Memberi MPASI terlalu awal pada usia < 6 bulan akan :
  • Menggantikan asupan ASI, membuat sulit memenuhi kebutuhan zat gizinya.
  • Makanan mengandung zat gizi rendah bila berbentuk cair, seperti sup dan bubur encer
  • Meningkatkan risiko kesakitan, karena kurangnya faktor perlindungan, MPASI tidak sebersih ASI, tidak mudah dicerna seperti ASI, meningkatkan risiko alergi.
  • Meningkatkan risiko kehamilan ibu bila frekuensi pemberian ASI kurang

Memberi MPASI terlambat pada usia > 6 bulan akan mengakibatkan :
  • Kebutuhan gizi anak tidak dapat terpenuhi
  • Pertumbuhan dan perkembangan lebih lambat
  • Risiko kekurangan gizi seperti anemia karena kekurangan zat besi.

Bagaimana cara pemberian MPASI ?


Seorang anak perlu belajar bagaimana cara makan, mencoba rasa dan tekstur
makanan baru. Anak perlu belajar mengunyah makanan, memindah-mindahkan
makanan dalam mulut dan menelannya dengan cara :
  • Memberi perhatian disertai senyum dan kasih sayang
  • Tatap mata anak dan ucapkan kata-kata yang mendorong anak untuk makan
  • Beri makan anak dengan sabar dan tidak tergesa-gesa
  • Tunggu bila anak sedang berhenti makan dan suapi lagi setelah beberapa saat, jangan dipaksa
  • Cobakan berbagai bahan makanan, rasa dan tekstur agar anak suka makan
  • Beri makanan yang dipotong kecil, sehingga anak dapat belajar memegang dan makan sendiri.

Sumber:
Pedoman Gizi Seimbang
KEMENKES

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon