Monday, April 2, 2018

Sayuran Yang Dilarang Untuk Penderita Darah Tinggi

Sayuran Yang Dilarang Untuk Penderita Darah Tinggi

Apa itu hipertensi ?


Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang.

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia dan jumlahnya terus meningkat setiap tahun.

Gejala hipertensi


Gejala penyakit ini jarang dirasakan, sehingga banyak yang tidak mengetahui jika dirinya menderita hipertensi tanpa melakukan pemeriksaan darah rutin.

Gejala hipertensi antara lain: 
  • Sakit kepala 
  • Rasa berat di tengkuk 
  • Mumet (vertigo) 
  • Jantung berdebar-debar 
  • Mudah lelah 
  • Penglihatan kabur 
  • Telinga berdenging 
  • Mimisan 

Risiko hipertensi


Orang yang memiliki anggota keluarga mengidap hipertensi memiliki risiko tinggi mengidap hipertensi. Semakin berisiko terkena hipertensi.

Perokok, kurang aktivitas fisik, seseorang yang kurang bergerak, obesitas, stress, dan peminum alkohol sangat berisiko terkena hipertensi.

Ras juga bisa mempengaruhi, penderita hipertensi kulit hitam 40 persen lebih banyak dibandingkan penderita kulit putih.

Salah paling berisiko hipertensi adalah orang yang banyak mengkonsumsi garam.

Sayuran yang tidak boleh dikonsumsi


Pada dasarnya hampir semua penderita hipertensi boleh mengkonsumsi semua sayuran sehat. Diet hipertensi paling utama adalah mengurangi konsumsi garam, pada penderita yang tekanan darahnya sangat tingga malah tidak mengkonsumsi garam sama sekali.

Sayuran yang dilarang dikonsumsi adalah sayuran yang mengandung tinggi garam, makanan tersebut antara lain:

1. Acar

Acar rasanya memang enak untuk lalapan, tetapi perlu diketahui bahwa acar memiliki kandungan natrium 2355 mg dengan ukuran panjang sekitar 3,75 inci.

2. Sayuran kaleng

Penderita hipertensi juga dilarang mengkonsumsi sayuran kaleng seperti tomat kaleng. Sayuran yang sudah dikemas ke dalam kaleng memiliki kadar garam yang tinggi, untuk itu dilarang dikonsumsi pada penderita hipertensi.

3. Sayuran asin

Semua sayuran asin atau banyak mengandung garam dilarang untuk penderita hipertensi. Banyak yang tidak mengetahui bahwa pantangan utama darah tinggi adalah mengurangi atau menghindari konsumsi garam.

Sayuran yang dilarang pada penderita hipertensi pada dasarnya adalah kandungan garamnya, jika sayuran tersebut banyak mengandung garam maka sayuran harus dihindari.

Komplikasi hipertensi


Orang yang menderita hipertensi harus menjaga tekanan darah dalam batas normal. Penyakit hipertensi yang tak terkontrol sangat berbahaya. Untuk itu menjaga pola makan dengan mengatur asupan garam harus dilakukan.

Tekanan darah tinggi akan mengakibatkan gangguan pada pembuluh darah, apabila tidak ditangani bisa berakibat fatal dan mengancam kehidupan.

Pada penderita hipertensi yang tidak terkontrol akan terjadi terganggunya aliran darah ke otak, sehingga area otak yang terlibat akan rusak dan terjadi stroke. hal ini bisa terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah dan darah tidak bisa melewati sumbatan tersebut. Dalam kasus lain pembuluh darah di otak bisa pecah, dan aliran darah berkurang karena kebocoran.

Gagal jantung, gagal jantung terjadi akibat tekanan darah yang terlalu tinggi, sehingga otot jantung bekerja lebih berat untuk memompa darah. Hal ini dapat menyebabkan jantung gagal berfungsi. Otot jantung yang memompa darah dengan lebih kuat, lama kelamaan akan membuat otot jantung bertambah besar.

Tingginya tekanan darah dapat mengakibatkan pembuluh darah dalam ginjal tertekan dan menyebabkan pembuluh rusak. Hipertensi dapat menghambat proses penyaringan dalam ginjal untuk bekerja dengan baik, kondisi ini akan merusak ginjal.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon