Thursday, March 15, 2018

Mengapa Anak Bisa Menderita Penyakit Asma?

Asma adalah penyakit kronik pada saluran napas, berbagai penelitian membuktikan bahwa asma adalah penyakit yang diturunkan. Jadi Ibu yang menderita asma berisiko untuk menurunkan penyakit asma kepada anaknya. Dan asma bukanlah penyakit yang menular, jadi apabila ada anak yang berteman dengan penderita asma tidak akan tertular asma.


Lalu bagaimana proses terjadinya seseorang hingga terkena asma, pada dasarnya penyakit asma terjadi karena ada interaksi antara faktor penjamu dan faktor lingkungan.

  • Faktor penjamu, yaitu: genetik asma, alergik, jenis kelamin, hipereaktiviti bronkus, dan ras.
  • Faktor lingkungan, yaitu: alergen, asap rokok, sensitasi lingkungan kerja, polusi udara, infeksi pernapasan, status ekonomi, dan besarnya keluarga.

Jadi orang yang memiliki keturunan asma, mempunyai alergi bila selalu terpapar asap rokok, zat alergen, polusi udara bisa terkena penyakit asma. Namun, walaupun memiliki keturunan asma tetapi hidup dengan lingkungan yang baik, hidup dengan gaya hidup sehat, hidup dengan pola gizi seimbang tanpa terjadi interaksi dengan faktor lingkungan tidak akan terjadi asma.

Interaksi antara faktor genetik atau penjamu dengan faktor lingkungan dipikirkan melalui kemungkinan:
  • Pajanan lingkungan hanya meningkatkan risiko asma pada individu dengan genetik asma.
  • Baik lingkungan maupun genetik masing-masing meningkatkan risiko penyakit asma.

Bagi yang memiliki genetik asma atau riwayat keluarga asma wajib untuk menghindari interaksi dengan faktor lingkungan. Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang merokok atau terpajan asap rokok dapat menyebabkan anak yang dilahirkan menderita asma. 

Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan untuk menjawab pertanyaan "Mengapa anak bisa menderita penyakit asma?

Anak bisa menderita asma karena:
  1. Memiliki faktor penjamu
  2. Berinteraksi dengan faktor lingkungan
Walaupun memiliki faktor penjamu bila melakukan gaya hidup sehat, maka penyakit asma dapat dihindari. Untuk itu, bagi bapak-bapak yang merokok jangan merokok lagi, apalagi di dekat ibu hamil atau bayi, karena resikonya sangat besar sekali, yaitu anak terkena asma.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon