Sunday, January 7, 2018

Cara Menggunakan Nebulizer di Rumah

Tags

Mungkin Anda sering sesak, atau tempat tinggal Anda jauh dari fasilitas kesehatan sehingga dokter menyarankan Anda untuk menggunakan nebulizer di rumah. Jika iya, berarti Anda harus mengetahui cara menggunakan nebulizer yang benar di rumah.

Apa Itu Nebulizar ?


Nebulizar adalah alat untuk mengubah obat yang berbentuk larutan menjadi aerosol. Nebulizer mengubah larutan menjadi aerosol dengan tekanan udara yang kuat atau menggunakan gelombang ultrasonik.

Aerosol merupakan suspensi berbentuk padat atau cair dalam bentuk gas dengan tujuan untuk menghantarkan obat ke target organ dengan efek samping minimal dan dengan keamanan dan efektifitas yang tinggi. Nebulizer menghasilkan partikel aerosol yang sangat kecil dengan ukuran 2-5 μ, sehingga dapat langsung dihirup penderita dengan menggunakan mouthpiece atau masker.

Jenis Nebulizer


Ada dua jenis nebulizer yang sering digunakan.
  1. Nebulizer jet, menggunakan jet gas terkompresi atau tekanan udara untuk memecah larutan obat menjadi aerosol. 
  2. Nebulizer ultrasonik, menggunakan vibrasi ultrasonik yang dipicu secara elektronik untuk memecah larutan obat menjadi aerosol.
Secara garis besar alat tersebut sama saja, hanya saja cara memecah larutan menjadi aerosol yang berbeda, yang satu dengan tekanan udara kencang, yang satu dengan gelombang ultrasonik.

Komponen Nebulizer


Alat ini terdiri dari beberapa macam komponen, untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar di bawah ini.

Cara Menggunakan Nebulizer di Rumah
Komponen Nebulizer

Keterangan gambar:
  1. Mouthpiece, bisa di ganti dengan sungkup/masker. Tergantung pemakaiaan, namun lebih mudah menggunakan sungkup.
  2. Tombol (On/Off)
  3. Konektor tabung udara (air tube connector)
  4. Pompa penyaring
  5. Jet Air Nebulizer (Nebulizer medication cup)
  6. Selang aliran udara
  7. Kabel
  8. Tabung dan klip nebulizer
  9. Kompresor

Cara merangkai Nebulizer


Cara Menggunakan Nebulizer di Rumah

Merangkai alat ini sangat mudah, colokkan kabel ke listrik, sambungkan selang aliran udara dengan mencolokkan ke konektor tabung udara dan ke tabung nebulizer. alat sudah siap digunakan. Di dalam tabung nebulizer terdapat klip nebulizer, jangan sampai hilang, karena alat tersebut yang merubah obat menjadi aerosol.

Cara Menggunakan Nebulizer di Rumah


Nebulizer memiliki berbagai macam merek, yang cukup terkenal adalah nebulizer philips dan nebulizer omron. Walaupaun mereknya beda, tetapi cara penggunaannya tetap sama.

Jika berada di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya menggunakan nebulizer sangat gampang karena disana sudah ada petugas kesehatan yang mengoperasikannya. Namun jika menggunakan di rumah, kita sendiri yang mengoperasikan alat tersebut, sehingga kita harus tau bagaimana cara menggunakan nebulizer dengan baik.

Berikut ini cara yang benar menggunakan nebulizer di rumah.
  1. Selalu mencuci tangan sebelum menyiapkan obat, baca dan lihat obat kemasan obat, pastikan bahwa obatnya sedah benar.
  2. Membuka tutup tabung obat nebulizer, mengukur dosis obat sesuai yang diberikan dokter.
  3. Memasukkan obat ke dalam tabung nebulizer 
  4. Menghubungkan selang dari masker uap atau mouthpiece pada kompresor nebulizer
  5. Mengenakan masker uap atau mouthpiece
  6. Menekan tombol on 
  7. Benapaslah dengan perlahan ketika menghirup uap yang keluar dari nebulizer.
  8. Menekan tombol off

Menggunakan nebulizer di rumah harus memperhatikan dosis obat, tanyakan kepada dokter mengenai ini. Selain itu perlu juga diperhatikan posisi badan serta pemakaian masker, sebaiknya dalam posisi duduk ketika menggunakan alat ini dan pemakaian masker harus benar sehingga obat masuk ke paru-paru dengan optimal.


Pemakaian masker nebulizer


cara pakai masker nebulizer
Pemakaian masker nebulizer

Pakaialah masker sesuai dengan ukurannya, jika orang dewasa harus menggunakan ukuran masker dewasa, jika anak-anak harus menggunakan masker untuk anak-anak. Menggunakan masker yang tidak sesuai dengan ukurannya bisa membuat obat yang masuk ke paru menjadi berkurang.

Perhatikan juga posisi masker, jangan terlalu ke atas juga jangan terlalu ke bawah. Tarik tali masker sehingga masker tidak mudah bergerak.

Cara Menggunakan Nebulizer Pada Bayi dan Anak


Pemakaian nebulizer pada bayi dan anak-anak sama saja dengan cara menggunakan nebulizer pada orang dewasa. Yang membedakan adalah dosis obat, kemasan obat biasanya dibuat untuk pemakaian pada orang dewasa. Untuk dosis yang tepat sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Masalah pemakaian nebulizar pada anak dan bayi  yang sering ditemukan adalah anak atau bayi menangis, sebagian anak ada yang takut dinebulizer. Selain menangis anak-anak dan bayi juga sering bergerak-gerak. Walaupun anak atau bayi menangis, tetap saja lakukan nebulizer, pastikan masker dipakai dengan benar.

Kelebihan Nebulizer


Alat ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan alat inhalasi lain.
  • Mudah digunakan, tidak memerlukan koordinasi tangan dan mulut seperti pada MDI. Anak-anak, orang lanjut usia, dan pasien yang lemah mungkin kesulitan menggunakan MDI dan DPI secara benar. 
  • Dosis lebih tinggi, beberapa pasien membutuhkan dosis yang lebih tinggi daripada yang dapat dihantarkan oleh MDI dan DPI, misalnya pada pasien asma kronik, serangan akut PPOK dan sistik fibrosis. 
  • Untuk pengobatan sendiri di rumah, dimana pasien membutuhkan dosis yang lebih besar daripada yang dapat diberikan menggunakan MDI. 
  • Serangan pada asma akut

Perawatan Alat Nebulizer


Setiap selesai pemakaian alat harus dibersihkan untuk menghindari tumbuhnya kuman mikroba dan kemungkinan adanya infeksi. Cara membersihkan alat ini sangat mudah, cuci tabung nebulizer dengan air mengalir, cuci sampai bersih, jangan menggunakan cuci menggunakan sabun, cukup dengan air bersih saja. Kemudian keringkan sampai bersih dengan cara ditiriskan, jangan mengeringkan dengan di lap.

Perhatian


Nebulizar yang digunakan di rumah merupakan antisipasi bila tiba-tiba terjadi serangan asma, apa lagi jika letak rumah jauh dari fasilitas kesehatan. Alat ini digunakan ketika terjadi serangan asma, sebenarnya untuk serangan asma ringan bisa menggunakan MDI seperti ventolin dan suprasma. Tetapi untuk sesak yang berat menggunakan nebulizer lebih tepat, selain tidak memerlukan koordinasi tangan dan mulut, nebulizer dapat menghantarkan obat dengan dosis lebih tinggi.

Obat-obat yang dipakai di alat nebulizer biasanya adalah obat reliver, yaitu melegakan jalan napas. Oleh karena itu jika pasien sering sesak dan juga sering menggunakan nebulizer maka pasien harus berkonsultasi ke dokter.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon