Sunday, October 1, 2017

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Hepatitis

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh berbagai sebab seperti bakteri, virus, proses autoimun, obat-obatan, perlemakan, alkohol dan zat berbahaya lainnya. Penyakit ini paling banyak disebabkan oleh virus Hepatitis A, B, C, D dan E. Hepatitis juga biasa dikenal oleh masyarakat dengan penyakit liver atau penyakit kuning.

Penyakit Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan dampak kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia, karena penyakit ini secara diam-diam menjadi salah satu penyebab kematian utama, terutama pada Hepatitis B dan C. Sedangkan pada Hepatitis A sering muncul dalam bentuk kejadian luar biasa yang meresahkan masyarakat.

Untuk mencegah kerusakan serta mengurangi beban kerja hati penderita Hepatitis harus melakukan diet dengan menghindari pantangan makanan tertentu.

Tujuan diet hepatitis 


Diharapkan orang yang menjalani diet hepatitis bisa mencapai tujuan sebagai berikut:
  1. Mencegah terjadinya kerusakan jaringan hati lebih lanjut
  2. Mengurangi beban kerja hati
  3. Memperbaiki jaringan hati yang rusak
  4. Memperbaiki dan mempertahankan status gizi penderita 
  5. Mencegah terjadinya komplikasi

Syarat diet hepatitis


Membatasi makanan tertentu harus sesuai dengan kebutuhan gizi, jangan sampai malah memperberat kondisi pasien seperti kekurangan nutrisi. Agar tujuan diet Hepatitis tercapai harus memenuhi syrat sebagai berikut.
  1. Jumlah energy 40-45 kkal/kg berat badan per hari
  2. Jumlah lemak 20-25% dari kebutuhan energi total
  3. Jumlah protein 1,25-1,5 g/kg berat badan. Pada pasien Hepatitis Fulminan dengan nekrosis dan gejala ensefalopati yang disertai peningkatan amoniak dalam darah protein dibatasi 30-40 g/hari.
  4. Pada Sirosis hati terkompensasi protein diberikan 1,25 g/kg berat badan.
  5. Asupan minimal protein 0,8-1 g/kg BB/hari
  6. Bila ada anemia diberikan suplementasi vitamin B kompleks, C dan K
  7. Pemberian garam dibatasi apabila ada oedema dan asites
  8. Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan saluran cerna 

Keterangan
  • Oedema adalah bengkak pada bagian tubuh terutama kaki dan tangan
  • Ascites adalah bengkak pada bagian perut, karena cairan tertimbun di bawah kulit perut

Makanan harus dihindari penderita Hepatitis atau Liver


Penderita harus menghindari pantangan makanan hepatitis berikut ini untuk mencegah terjadinya kerusakan hati lebih lanjut.
  • Sumber karbohidrat, seperti: singkong, ketan, ubi, talas, kue gurih dan cake.
  • Sumber protein, seperti: daging asap, daging berlemak, sosis, sarden, daging yang diawetkan, ikan yang diawetkan, susu full cream, susu kental manis dan hasil olahnya keju, es krim
  • Sayuran pantangan hepatitis adalah sayuran yang berserat dan menimbulkan gas seperti: kol, sawi, lobak, daun singkong, nangka muda, dan kembang kol.
  • Buah-buahan yang harus dihindari penderita hepatitis adalah buah tinggi serat, tinggi lemak, dan dapat menimbulkan gas seperti: nangka, nanas, durian, dan kedondong.
  • Minuman yang mengandung soda dan alkohol seperti: arak, bir, soft drink.
  • Goreng-gorengan, santan kental, kelapa, tape.
  • Hindari bumbu-bumbu berikut ini: cabe, cuka, lada, kecap asin, dan saos tomat.

Makanan yang dibatasi


Penderita hepatitis boleh mengkonsumsi makanan seperti di bawah ini namun dalam jumlah terbatas, mengkonsumsi dalam jumlah banyak dapat memperberat kerja hati dan kondisi penyakit.
  • Sumber protein, seperti: daging tanpa lemak, ikan, ayam, hati yang dipanggang, diungkep, disemur, ditim, telur direbus dan kacang-kacangan.
  • Batasi juga konsumsi kopi encer, susu skim, garam dapur, margarine, mentega, minyak goreng, dan santan encer.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita hepatitis


Disarankan mengkonsumsi bahan makanan berikut ini untuk mempertahankan status gizi penderita hepatitis.
  • Sumber karbohidrat, seperti: nasi, kentang, roti, makaroni, bihun, gula, tepung-tepungan yang dibuat bubur atau puding.
  • Sayuran yang sehat untuk penderita hepatitis adalah sayuran yang tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas, seperti: bayam, labu kuning, labu siam, wortel, kacang panjang.
  • Buah-buahan yang dianjurkan adalah pepaya, pisang, melon, jeruk, semangka.

Hal-hal yang perlu diperhatikan


Ketika menjalani diet untuk hepatitis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
  • Cara memasak dengan merebus, mengukus, memanggang, mengungkep, pepes.
  • Hindari memasak makanan dengan cara menggoreng.
  • Dianjurkan menggunakan minyak jagung atau minyak kedelai untuk menumis.
  • Sayuran dimasak matang.
  • Jangan memasak sayuran menggunakan santan kental

Contoh menu pantangan hepatitis


Untuk mempermudah mengatur menu diet penderita hepatitis, berikut ini saya berikan contoh menu diet hepatitis yang dapat digunakan sebagai menu sehari-hari.

Menu pagi
  • Nasi tim
  • Telur dadar
  • Asem-asem buncis
  • Teh manis
  • Selingan selada buah dan sirup

Menu siang
  • Nasi tim 
  • Semur ayam 
  • Tahu bumbu kuning 
  • Cah wortel dan jagung muda 
  • Pepaya 
  • Selingan puding susu dan sari buah jeruk

Menu malam
  • Nasi tim
  • Perkedel daging bakar
  • Tempe bacem
  • Sup sayuran
  • Pisang
  • Selingan roti bakar dan teh manis

Hati adalah organ yang sangat penting untuk menawar dan menetralisir racun dalam tubuh. Oleh karena itu memilih makanan yang tepat dapat membantu pengobatan hepatitis dan penyakit hati lainnya.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon