Wednesday, August 23, 2017

Pantangan Asam Urat - Makanan Harus Dihindari, Dibatasi, Dianjurkan

Pantangan Asam Urat - Makanan Harus Dihindari, Dibatasi, Dianjurkan

Apakah asam urat itu?


Penyakit asam urat adalah radang pada persendian yang disebabkan oleh penumpukan zat asam urat. Penyakit asam urat sangat erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi, bisa dikatakan penyebab penyakit ini adalah kebanyakan mengkonsumsi makanan tinggi purin.

Mengapa terjadi asam urat?


Penyakit asam urat terjadi bila seseorang mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung tinggi purin. Zat purin yang masuk kedalam tubuh bersama makanan akan dimetabolisme menjadi zat asam urat.

Dalam keadaan normal zat asam urat akan dibuang melalui urin dan tinja, namun jika jumlahnya sangat banyak tubuh tidak mampu membuangnya sehingga zat tersebut akan menumpuk di persendian.

Penumpukan zat tersebut akan membentuk kristal natrium urat yang tajam dengan ukuran sangat kecil. Kristal tajam tersebut akan melukai sendi sehingga terjadi peradangan dan terasa nyeri.

Tanda dan Gejala Asam Urat


Penderita asam urat biasanya akan merasakan gejala sebagai berikut:
  • Nyeri pada persendian, seperti: sendi jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, lutut, jari tangan, siku.  
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Panas

Gejala khas asam urat adalah nyeri dan bengkak di area persendian. Bila mengalami gejala tersebut kemungkinan besar menderita asam urat.

Namun, tidak semua gejala seperti diatas positif asam urat, bisa saja terjadi akibat penyakit persendian yang lain. Untuk memastikan diagnosa sebaiknya lakukan tes kadar asam urat dalam darah.

Kadar asam urat normal


Pemeriksaan asam bisa dilakukan di rumah sakit, klinik, atau puskesmas. Biayanya juga tidak mahal, sekitar Rp 10.000 sekali cek.

Berikut ini adalah kadar normal asam urat.
  • Laki-laki: 3,4-7,0 mg/dl
  • Perempuan: 2,4-6,0 mg/dl
  • Anak-anak: 2,0-5,5 mg/dl

Tidak semua nyeri sendi adalah sakit asam urat, untuk memastikan diagnosa lakukan pemeriksaan kadar asam urat dalam darah.

Dengan diagnosa yang tepat, pemberian obat menjadi tepat pula. Jangan sampai kadar asam urat dalam batas normal, tetapi mendapatkan obat penurun asam urat. 

Minum obat dan hindari pantangan


Meminum obat penurun asam urat sangat penting, namun ada yang lebih penting yaitu membatasi asupan zat asam urat ke dalam tubuh.

Walaupun mengkonsumsi obat, jika asupan tidak dibatasi, kadar asam urat akan sulit menjadi normal. Yang harus dilakukan adalah mengkonsumsi obat dan menghindari makanan tinggi purin.

Harus banyak minum


Minum banyak air putih dapat memperlancar pengeluaran asam urat melalui urine. Minum 2 sampai 3 liter per hari mencegah pengendapan asam urat dalam ginjal.

Selain itu jika penderita asam urat mengalami kelebihan berat badan, dianjurkan untuk menurunkannya karena sangat membantu mengembalikan kadar asam urat dalam batas normal.

Makanan yang harus dihindari


Makanan pantangan asam urat
Makanan pantangan asam urat

Penderita asam urat dilarang mengkonsumsi makanan tinngi purin yaitu: limpa, otak, babat, usus, paru, sarden, hati, ginjal, jantung, bebek, remis, dan ragi.

Untuk minuman yang dilarang adalah minuman bersoda dan alkohol. Bir mengandung purin yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Minum bir juga membuat dehidrasi dan memicu nyeri pada sendi.

Makanan yang dibatasi


Sayuran harus dibatasi penderita asam urat
Sayuran harus dibatasi penderita asam urat

Batasi konsumsi sumber protein, maksimum 50 gram sehari.

Sumber protein hewani antara lain: ikan tongkol, tenggiri, daging ayam, ikan bandeng, udang dan kerang.

Sumber protein nabati antara lain: tahu dan tempe, dan kacang-kacangan seperi kedelai, kacang tanah, kacang hijau dibatasi maksimum 25 gram sehari.

Batasi sayuran berikut ini maksimum 100 gr sehari, yaitu: bayam, biji melinjo, daun melinjo, buncis, kacang kapri, kacang polong, jamur, dan kangkung.

Batasi mengkonsumsi teh atau kopi kental.

Batasi juga makanan yang banyak mengandung lemak, menggunakan santan kental, dan makanan yang digoreng.

Makanan yang dianjurkan


sayuran yang boleh dikonsumsi penderita asam urat
Sayuran dianjurkan untuk asam urat

Sumber karbohidrat yang dianjurkan adalah nasi, roti, gandum, bihun, bubur, macaroni, jagung, ubi, kentang, talas, dan singkong.

Sumber protein, yaitu: telur dan susu rendah lemak.

Sayuran yang boleh dikonsumsi, yaitu: terong, pare, wortel, labusiam, tomat, selada, lobak, timun, kacang panjang dan oyong.

Dianjurkan juga mengkonsumsi bermacam-macam buah, tidak ada pantangan makan buah dan minum banyak air putih, 2-3 liter sehari.

Menu pantangan asam urat


  • Pagi, nasi, telur dadar isi wortel dan tomat, teh manis. Jam 10.00 buah semangka.
  • Siang, nasi, ikan bakar saos kecap 1/2 potong, tempe bacem 1 potong kecil, sayur sop, buah jeruk.
  • Malam, nasi, semur daging, pepes tahu, tumis sawi dan tomat, buah pisang ambon.

Penderita asam urat sebaiknya mengolah makanannya dengan cara mengukus, merebus, menumis, memanggang dan dipepes.

Hindari mengolah makanan dengan digoreng. Pilih buah-buahan yang banyak mengandung air guna memperlancar pengeluaran asam urat.

Olahraga pada penderita asam urat sangat penting, lakukan olahraga secara teratur guna mencegah kekakuan sendi. Penderita asam urat yang disertai sakit darah tinggi dan jantung harus membatasi konsumsi garam.

Berhati-hati bila mengkonsumsi suplemen atau minuman berenergi, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon