Friday, December 8, 2017

Cara Menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT)

Cara Menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT)

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah berat badan sudah ideal atau belum? Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan menghitung indeks masa tubuh. Mengukur IMT sangat mudah, yaitu menggunakan rumus berikut ini.

Cara Menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT)

Batas ambang IMT ditentukan dengan merujuk ketentuan FAO/WHO. Untuk kepentingan Indonesia, batas ambang dimodifikasi berdasarkan pengalaman klinis dan hasil penelitian di beberapa negara berkembang. Batas IMT untuk Indonesia adalah sebagai berikut.

Cara Menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT)

Dengan mengetahui indeks masa tubuh, kita menjadi tau apakah berat badan kita termasuk dalam kategori kurus, normal, atau gemuk. Berat badan merupakan suatu barometer yang sangat mudah untuk mengetahui status gizi seseorang. Tentu saja jika kita memiliki indeks masa tubuh normal, tubuh kita lebih segar dan selalu fit dari pada orang yang kurus atau gemuk.

Berat badan ideal seseorang dipengaruhi dua faktor, yaitu berat badan itu sendiri dan tinggi badan. Jadi orang yang memiliki berat badan yang sama belum tentu memiliki indeks masa tubuh yang sama. Jadi lebih baik menghitung secara langsung dengan rumus diatas jika ingin mengetahui apakah kita kurus, normal atau gemuk. Agar lebih dimengerti, perhatikan contoh berikut ini.

Contoh menghitung indeks masa tubuh

Ibu Ani memiliki berat badan 56 kg, dengan tinggi badan 153 cm. Apakah Ibu Ani memiliki berat badan yang ideal, kurus, atau gemuk ? Untuk mengetahuinya langsung saja kita hitung menggunakan rumus IMT di atas.

Diketahui:
  • Berat badan = 56 kg
  • Tinggi badan = 153 cm = 1,53 m

Maka Indeks Masa Tubuh adalah:
  • IMT= 56 : (1,53 X 1,53) = 23,9

Dari perhitungan di atas diketahui bahwa IMT Ibu Ani adalah 23,9 yang menunjukkan bahwa Ibu Ani memiliki berat badan ideal.

Bagaimana sobat? Sangat mudah kan untuk mengetahui berat badan ideal kita. Jangan menganggap berat badan kita kurus atau gemuk sebelum mengetahui indeks masa tubuhnya. Beberapa orang menganggap berat badannya gemuk padahal jika dihitung menggunakan rumus IMT diatas hasilnya masih dalam kategori normal atau berat badan ideal.

Tentu saja dengan memiliki berat badan yang ideal kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit seperti orang yang memiliki berat badan kurus atau gemuk. Apabila memiliki berat badan gemuk akan berisiko memiliki penyakit Diabetes Tipe 2, Hipertensi, Jantung.

Ayo, makan makanan beragam dengan gizi seimbang serta menjaga berat badan dalam batas yang ideal.

Pedoman mengkonsumsi makanan bukan lagi empat sehat lima sempurna, tetapi sudah menggunakan prinsip gizi seimbang. Seperti yang digalangkan pemerintah, gizi seimbang memiliki 4 pilar yaitu: mengkonsumsi makanan beragan, membiasakan perilaku hidup bersih, melakukan aktivitas fisik, dan mempertahankan dan memantau berat badan normal.

Berat badan yang ideal adalah salah satu indikasi paling mudah bahwa seseorang memiliki kesehatan yang prima, walaupun tidak semua orang yang memiliki berat badan normal adalah orang yang sehat.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon