Monday, October 2, 2017

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Jantung adalah organ vital pada tubuh manusia, jangan sampai terjadi masalah pada jantung kita, bisa dikatakan detak jantung adalah kehidupan. Sudah menjadi kewajiban untuk menghindari makanan pantangan sakit jantung yang mengikuti pola gizi seimbang, tidak merokok, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur agar jantung kita tetap sehat.

Jaman sekarang tidak lagi seperti dulu, banyak anak muda yang menderita penyakit yang dulu hanya diderita para orangtua seperti darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi. Yang menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit tersebut adalah pengaturan pola makan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji, makanan tinggi lemak, tinggi gula dan penggunaan bahan pengawet.

Sudah menjadi kewajiban kita untuk mengatur makanan yang kita konsumsi, apalagi bagi orang yang menderita penyakit tertentu. Dalam tulisan kali ini saya akan memberikan makanan apa saja yang harus dihindari, dibatasi, dan dianjurkan untuk penderita sakit jantung. Materi ini saya ambil dari Bina Gizi Klinik Kementerian Kesehatan Indonesia.

Tujuan diet penderita sakit jantung untuk mengurangi beban kerja jantung, mencapai berat badan ideal, memenuhi kebutuhan gizi, mencegah dan mengurangi penumpukkan cairan tubuh, mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah.

Pengaturan makanan harus memenuhi syarat diet berikut ini.
  • Energi cukup untuk mencapai dan mempertahankan berat badan (BB) normal.
  • Protein 0,8g/kg BB ideal/hari.
  • Lemak 25-30% dari kebutuhan energi, 7% lemak jenuh dan 10-15% lemak tidak jenuh.
  • Kolesterol rendah, terutama jika disertai dengan dislipidemia.
  • Vitamin dan mineral cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan magensium jika tidak dibutuhkan.
  • Garam rendah, 3-5 g/hr, jika disertai hipertensi atau edema.
  • Makanan mudah cerna dan tidak menimbulkan gas.
  • Serat cukup untuk menghindari konstipasi.

Pantangan sakit jantung 

Penderita sakit jantung dilarang untuk mengkonsumsi makanan sebagai berikut:
  • Sumber protein, yaitu: daging yang banyak mengandung lemak, gajih, jeroan, sosis, otak, daging asap, kerang, keju, kepiting dan susu full cream. Beberapa sumber protein nabati juga harus dihindari yaitu kacang merah, oncom, dan kacang mente.
  • Sayuran yang harus dihindari adalah sayuran yang dapat menimbulkan gas seperti kol dan kembang kol, sawi, nangka muda, lobak.
  • Buah-buahan yang menjadi pantangan sakit jantung adalah buah yang dapat menimbulkan gas dan mengandung tinggi lemak, seperti: nangka, nanas, durian dan cempedak. 
  • Hindari juga minuman seperti minuman yang mengandung soda dan alkohol, kopi, teh kental. 
  • Bumbu-bumbu dengan rasa yang tajam seperti pedas, asin, asam harus dihindari.
  • Selain itu hindari juga bumbu olahan yang mengandung natrium.

Makanan yang dibatasi

Mengatur makanan pada penyakit jantung bukannya tidak boleh mengkonsumsi daging. Penderita penyakit jantung masih bisa mengkonsumsi daging namun dalam jumlah terbatas, makanan yang dibatasi antara lain:
  • Sumber karbohidrat yang harus dibatasi seperti roti putih, mie, ketan, kue-kue, cake, biscuit, pastries dan gula.
  • Sumber protein seperti daging tanpa lemak sekali seminggu, daging ayam tiga kali seminggu, bebek, sarden dan kuning telur maksimal sekali seminggu. Untuk kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang bogor maksimal 25 grm. 

Makanan yang dianjurkan 

Makanan yang harus dikonsumsi penderita sakit jantung adalah makanan sedikit sekali mengandung lemak. Banyak sumber karbohidrat yang bisa dikonsumsi terutama hidrat arang komplek yang banyak mengaandung serat.
  • Sumber karbohidrat yang dianjurkan adalah nasi, nasi tim, bubur roti gandum, macaroni, jagung, kentang, ubi dan talas, havermout, sereal.
  • Sumber protein, yaitu: daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, putih telur,susu rendah lemak tempe, tahu, kacang hijau, kedelai.
  • Sayuran yang baik untuk penderita jantung adalah sayuran yang tidak mengandung gas seperti: bayam, buncis, labu kuning, labu siam, wortel, kacang panjang, tomat,gambas, kangkung, kecipir, daun kacang panjang, daun kenikir, ketimun, daun selada dan toge.
  • Buah-buahan yang dianjurkan yaitu: jeruk, apel, pepaya, melon, jambu, pisang, alpukat, belimbing, mangga. 

Hal yang perlu diperhatikan 

Cara pengolahan makanan yang tepat sangat penting untuk tercapainya tujuan diet. Pengolahan makanan yang dianjurkan adalah direbus, dikukus, dipanggang dan ditumis. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng, hal ini untuk menghindari kandungan lemak yang tinggi pada minyak walaupun makanan yang digoreng tidak mengandung lemak.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon