Monday, September 18, 2017

Kopi Hitam Air Dingin, Mantap dan Nikmat

Tags

Kopi Hitam Air Dingin, Mantap dan Nikmat

Pagi-pagi dingin sekali di sini, di desa Air Dingin, Gedung Suryan Lampung Barat. Menikmati gorengan dan secangkir kopi, bersantai sejenak sebelum melakukan aktifitas. Di desa kami mengkonsumsi kopi sudah menjadi tradisi, setiap rumah pasti selalu sedia kopi. Kopi yang diolah menjadi secangkir kopi adalah kopi hasil panen kebun sendiri, dan diolah sendiri dengan cara tradisional.

Ketika bertamu ke tempat teman atau tetangga, saya bisa menemukan beraneka ragam rasa kopi. Walaupun dipanen dari wilayah yang sama tetapi ketika menjadi secangkir kopi rasanya bisa beraneka ragam. Ini terjadi karena setiap orang berbeda dalam memanen, menjemur, meroasting, dan cara menyajikan kopinya. Walaupun rasanya bermacam-macam, rasanya tetep nikmat sekali, jangan bandingkan kopi kami dengan kopi-kopi yang beredar di pasaran, baik yang produksi lokal maupun sekelas nasional.

Tentu saja kopi kami lebih mantab, setiap kopi yang kami konsumsi adalah kopi pilihan terbaik. Setiap panen masyarakat di Air Dingin selalu menyisihkan kopi untuk dikonsumsi sendiri. Kami memilih kopi dengan kualitas yang paling bagus untuk diminum sendiri. Apabila ada kopi yang hitam, pecah, pokonya tidak sempurna, kopi tersebut tidak dibuat menjadi minuman kopi melainkan dijual. Jadi wajar saja kalau kopi yang dikosumsi di Air Dingin rasanya nikmat sekli.

Di desa Air Dingin, hampir semua masyarakatnya meminum kopi hitam. Ambil gelas, masukkan kopi dan gula, lalu tuangkan ke dalam gelas dan jadilah segelas kopi hitam. Jangan lama-lama untuk meminum kopi hitam di pagi hari agar kopi tidak menjadi dingin. Di tempat kami desa Air Dingin, kopi panas yang baru dibuat dengan cepat akan menjadi dingin. Ini terjadi karena lokasinya yang berada di pegunungan sehingga udaranya dingin sekali.

Sebagian besar kopi yang dikonsumsi di desa kami diolah secara tradisional, yaitu di sangrai di wajan. Kata orang di desa kami, menyangrai kopi di wajan lebih nikmat, rasanya lebih mantab.

Mau coba Kopi Robusta Lampung Air Dingin? Hubungi saja kontak di bawah ini.

Yudi Hartono
Kopi Robusta Air Dingin
Telp./WA: 082176370945

Untuk sampai bisa diminum buah kopi memerlukan proses yang lama, mulai dari pemetikan hinga di proses penyangraian kopi melewati berbagai proses.

Pemetikan, pada tahap ini para petani memilih kopi yang sudah masak yaitu dengan ciri buah kopi berwarna merah, kemudian buah yang sudah merah dipetik. Ketika proses pemetikan desa kami membutuhkan tenaga yang banyak, ini terjadi jika buah kopi sangat lebat. Buah kopi yang sudah merah harus segera dipetik, karena jika lama memetiknya buah akan kering di pohon dan rontok.

Setelah pemetikan kopi ada yang langsung di jemur, ada juga yang digiling untuk mengelupas sebagian kulit bagian luar, kemudian baru dijemur. Sebenarnya ada proses satu lagi, yaitu kopi dibuang kulit arinya lalu dijemur. namun di desa kami cara tersebut tidak dilakukan, cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan mengupas sebagian kulit luarnya kemudian dijemur sampai kering.

Setelah itu kopi dijemur, penjemuran biasanya dilakukan selama 5-7 hari, tergantung cuaca dan ketebalan penjemuran. Untuk mendapatkan kualitas baik kopi harus dijemur sampai kering. Setelah kering kopi digiling untuk mendapatkan beras kopi.

Sampai tahap ini, biasanya kopi sudah bisa dijual dalam bentuk biji kopi mentah atau green bean. Jika mau membuat kopi hitam mantap, kopi hasil panen terbaiklah yang dibuat menjadi kopi bubuk siap konsumsi.

Demikian dulu, informasi kopinya.
Sampai ketemu lagi di lain kesempatan.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi

6 komentar

Boleh coba mbak, 15 ribu/bungkus, 125 gram

Wah, saya suka kopi. Keluarga juga penyuka kopi. Sayang, lambung udah susah diajak kompromi. Selalu perih setiap kali abis ngopi.

wuih, menggoda nih kopi hitam air dingin x-)

Wah.. sayang sekali. Jadi gak bisa ngopi.

Suka ngopi gak bang mail?
Boleh rasain kopiku, heeee


EmoticonEmoticon