Saturday, August 19, 2017

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Pada Remaja

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Pada Remaja

Setiap orang pasti mengalami proses dari anak-anak menuju remaja, selama masa itu banyak terjadi perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan ini adalah proses yang alamiah. Apa saja perubahan yang terjadi pada fisik dan mental remaja, berikut ini ulasan selengkapnya.

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Remaja

Seiring berjalannya waktu fisik remaja akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Terutama perkembangan organ reproduksi dan pertumbuhan tinggi badan.

1. Pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi
Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan mengalami masa akil balik atau masa pubertas. Pertumbuhan dan perkembangan Organ Reproduksi pada Remaja terjadi dalam 2-4 tahun.
  • Remaja perempuan, terjadi peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan terjadinya perubahan pada organ seksual. Rahim mulai membesar, buah dada mulai membesar, puting susu menonjol dan terasa sakit bila disentuh, mulainya haid atau menstruasi, tumbuhnya rambut di sekitar kemaluan, ketiak, tangan dan kaki.
  • Remaja laki-laki, terjadi peningkatan produksi hormon testosteron yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan dan perkembangan organ seksual. Penis remaja akan membesar dan memanjang, buah zakar atau testis bertambah besar, terjadinya mimpi basah, mulai tumbuh rambut di sekitar kemaluan, ketiak, dan ditahap akhir di tangan kaki, dada, kumis dan janggot.
Haid remaja putri dan mimpi basah remaja laki-laki menunjukkan organ reproduksi mereka telah matang dan berfungsi, sehingga hubungan seksual pada remaja dapat mengakibatkan kehamilan.

2. Pertumbuhan tinggi dan berat badan
Pertumbuhan tinggi dan berat badan yang pesat pada remaja perempuan terjadi pada awal masa pubertas, sedangkan pada remaja laki-laki terjadi setelah organ seksual menjadi sempurna. Pertumbuhan tinggi badan pada tahap awal lebih cepat daripada berat badan, sehinga remaja pada awalnya tampak tinggi dan kurus, didahului dengan tangan dan kaki, kemudian lengan dan tungkai kaki. Baru kemudian badan dan kepala. Sehingga tubuh remaja tampak tidak proporsional.

3. Perubahan suara
Pertumbuhan pita suara pada remaja mengakibatkan suara menjadi lebih besar, terutama pada remaja laki-laki.

4. Tumbuh jakun 
Usia remaja laki-laki ditandai dengan adanya jakun.

5. Peningkatan produksi kelenjar minyak dan keringat
Kelenjar minyak dan keringat bertambah akibat peningkatan hormon estrogen dan progesteron pada remaja perempuan, dan hormon testosteron pada remaja laki-laki. Rambut dan muka remaja menjadi berminyak, sehingga jika kurang bersih akan menimbulkan jerawat. Kulit mudah berkeringat dan mudah mengeluarkan bau yang khas terutama pada pangkal paha, ketiak dan leher.

6. Pertumbuhan organ pernafasan dan peredaran darah
Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh, jantung dan paru-paru juga membesar. Pernafasan menjadi lebih dalam dan lambat, hal ini membuat daya tahan atau stamina yang meningkat yang terlihat dalam latihan fisik.

Perubahan Mental dan Emosional Pada Remaja

Selain terjadi perubahan fisik, remaja juga mengalami perubahan mental dan emosional. Ini adalah proses yang alamiah, biasanya remaja tidak akan menyadari perubahan yang dialaminya. Orang-orang terdekat yang biasanya merasakan perubahan tersebut. Berikut ini adalah perubahan mental dan emosional yang terjadi pada remaja.

1. Meningkatnya perhatian pada lawan jenis
Peningkatan hormon pada masa pertumbuhan remaja, juga membuat meningkatnya dorongan atau ketertarikan kepada lawan jenis.

2. Rasa setia pada kelompok seusia
Ketertarikan dan kebersamaan diantara remaja menumbuhkan rasa setia kawan yang sangat kuat yang diwujudkan dengan ketaatan mereka atas aturan yang dibuat oleh kelompoknya.

3. Mudah terpengaruh
Oleh karena kepribadian pada masa remaja masih bertumbuh dan mencari nilainilainya, ditambah lagi dengan rasa kesetiakawanan yang besar, serta pengaruh teman sebaya yang kuat, ini semua memposisikan remaja dalam kondisi yang mudah dipengaruhi, baik untuk hal yang positif maupun negatif.

4. Bersifat egois
Adanya perasaan bahwa remaja bukan lagi anak-anak, remaja tidak mau lagi diatur oleh orang lain terutama oleh orangtua. Umumnya remaja merasa mampu untuk berdiri sendiri sehingga sering ingin berbuat segala sesuatunya sesuai kehendak sendiri.

5. Ingin memperoleh persamaan hak
Merasa keadaan fisiknya sudah sama dengan orang dewasa  sehingga membuatnya ingin diakui sama seperti orang dewasa.

6. Timbul rasa kecewa malu dan tertekan
Remaja belum siap menerima perubahan fisiknya, biasanya akan mudah tersinggung, malu, marah dan merasa tertekan.

7. Ingin dipuja
Remaja akan tampil menarik, remuja ingin dipuja terutama oleh lawan jenis.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon