Saturday, August 5, 2017

Memeberi Adalah Menerima Lebih Banyak

Memeberi Adalah Menerima Lebih Banyak
Yudi Hartono

Seperti ungkapan yang bodoh, tetapi itulah kenyataannya. Kalau kita hitung secara matematis memberi akan mengurangi yang kita miliki. Misalkan kita punya kelereng 10 lalu kita berikan kepada orang lain 3 maka kelereng kita tinggal 7. Kalau menggunakan ilmu matematika seperti itu memang benar, tetapi jika menggunakan ilmu "memberi mendapatkan lebih banyak" maka kelereng yang kita miliki bukan tinggal 7, tetapi kelereng kita malh bertambah banyak. Kita tidak tau kapan akan bertambah, tetapi tuhan pasti akan memberikan tambahannya.

Memberi adalah refleksi dari rasa syukur, memeberi adalah energi berkelimpahan, orang yang memberi merasa bahwa hidupnya menakjubkan. Memberi adalah kebahagiaan, dan pada akhirnya yang kita berikan akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak. Orang yang tidak pernah memberi tidak akan pernah menerima apa-apa.

Ketika bekerja atau pun berjualan berfokuslah pada nilai apa yang bisa kita berikan, bukan hanya menuntut upah yang tinggi. Yang bekerja melebihi upahnya pasti akan di balas oleh Tuhan, bisa dengan kenaikan upah, kesehatan, keluarga yang bahagia dan masih banyak lagi. Namun banyak yang tidak menyadari ini, banyak yang menuntut sesuatu ini dan itu, tetap tidak pernah memberikan apa pun.

Dalam hal apa pun berikanlah sesuatu yang berharga dan lebih banyak, misalkan dalam bekerja. Berikanlah hal yang paling baik yang bisa kita berikan. Memang kadang kita berpikir dengan penghasilan yang tidak sesuai dengan apa yang kita lakukan untuk pekerjan tersebut. Kenyataannya sebenarnya tidaklah begitu, sesuatu yang bernilai pasti ada balasan lebih.

Bantulah siapa pun, berikanlah sesuatu yang berharga, jangan pelit. Memberi itu membahagiakan, lebih bahagia daripada menerima. Siapakah yang memberikan sumbangan paling banyak, dia adalah orang kaya. Orang yang memberi akan diberi lebih banyak lagi, jadi wajar saja jika ada orang kaya yang mrah hati hartanya terus bertambah.

Banyak kita lihat antara orang yang bekerja dengan tulus dan memberikan yang terbaik dengan orang yang hanya mengerjakan semaunya saja. Bisa jadi hasil yang didapatkan sama, tetapi nilainya tetap berbeda. Secara kehidupan pun berbeda, nilai-nilai yang dirasakan juga berbeda. Kualitas hidup juga akan berbeda.

Saya menyebutnya sebagai keajaiban, entah bagaimana pun caranya orang yang memberi akan mendapatkan balasan yang lebih banyak. Kalau kita mau melihat lebih luas lagi, ternyata orang-orang yang paling banyak memberi adalah orang-orang super kaya.

Mari memberikan walau sedikit, banyak lebih baik. Dengan memberi kita akan menerima lebih banyak.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi


EmoticonEmoticon