Sunday, July 30, 2017

Hari Hepatitis Sedunia, Ayo Eliminasi Hepatitis Dari Diri Sendiri

Hari Hepatitis Sedunia, Ayo Eliminasi Hepatitis Dari Diri Sendiri

Hepatitis masih menjadi momok kesehatan dunia, termasuk Indonesia. Dari data WHO tahun 2015 diperkirakan Hepatitis menyerang 325 juta orang di seluruh dunia dengan 257 juta orang menderita Hepatitis B dan 71 orang menderita Hepatitis C, angka yang mendekati jumlah kematian akibat TBC dan melebihi kematian dengan HIV.

Di Indonesia kejadian Hepatitis tidak kalah serius. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa pada tahun 2013 secara nasional diperkirakan terdapat 1,2 % penduduk di Indonesia mengidap penyakit Hepatitis, dan kondisi ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan tahun 2007, yaitu sekitar 0,6 %. Apabila dikonversikan ke dalam jumlah absolut penduduk Indonesia tahun 2013 sekitar 248.422.956 jiwa, maka bisa dikatakan bahwa 2.981.075 jiwa penduduk Indonesia terinfeksi Hepatitis.

Eliminasi Hepatitis Kementrian Kesehatan bersama tapis Blogger

Memperingati Hari Hepatitis Sedunia, pada 28 Juli 2017. Kementrian kesehatan mengadakan mengadakan acara temu blogger bersama komunitas Tapis Blogger di Lampung. Pada acara Hari Hepatitis Sedunia kali ini Kementrian Kesehatan mengambil tema “Eliminasi Hepatitis Menuju Keluarga Sehat, Selamatkan Generasi Penerus Bangsa". Ini merupakan acara yang patut diapresiasi, dengan acara ini para blogger berkontribusi dalam eliminasi Hepatitis sehingga program-program Kementrian Kesehatan sampai di masyarakat dan dapat berjalan dengan lancar.

Penyakit Hepatitis adalah peradangan pada sel-sel hati. Penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, obat-obatan, minuman beralkohol, dan penyakit autoimun. Hepatitis dapat dibagi menjadi 5 yaitu:

Hepatitis A

Adalah hepatitis yang disebabkan oleh virus Hepatitis A, gejalanya bersifat akut, tidak khas bisa berupa demem, sakit kepala, mual, muntah. Hepatitis A sering terjadi karena pencemaran air minum dan makanan, sanitasi yang buruk, dan kebersihan diri rendah. Penyakit ini dapat menular melalui fecal oral (anus-mulut) melalui makanan atau minuman yang tercemar tinja penderita. Hepatitis A bersifat self limiting atau sembuh sempurna dan tidak menjadi kronis serta memberikan kekebalan seumur hidup. Pencegahannya melalui kebersihan lingkungan, kebersihan makanan dan minuman yang merupakan Perilaku hidup bersih dan Sehat.

Hepatitis B

Adalah hepatitis yang disebabkan oleh virus Hepatitis B dari golongan virus DNA. Biasanya ditularkan melalui persalinan, tranfusi darah, jarum suntik tercemar, pisau cukur, tattoo dan transplantasi organ. Gejala penyakit ini tidak khas, seperti lesu, nafsu makan berkurang, demam ringan, sakit perut sebelah kanan, dan air kencing warna teh. Pencegahannya dengan imunisasi Hepatitis B dan menghindari factor risiko.

Hepatitis C

Adalah Hepatitis yang disebabkan oleh virus Hepatitis C. Penularannya melalui darah dan cairan tubuh, melalui jarum suntik, transplantasi organ, tattoo, kecelakaan kerja (petugas kesehatan), hubungan seksual dapat menularkan tetapi sangat kecil. Pencegahannya dengan menghindari factor resiko karena sampai saat ini belum tersedia vaksin untuk Hepatitis C.

Hepatitis D

Virus hepatitis D paling jarang ditemukan tapi paling berbahaya. Hepatitis D, juga disebut virus delta, virus ini memerlukan Hepatitis B untuk berkembang biak sehingga hanya ditemukan pada orang yang terinfeksi Hepatitis B. Tidak ada vaksin tetapi otomatis orang akan terlindungi jika telah diberikan imunisasi Hepatitis B.

Hepatitis E

Adalah Hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis E. Penularannya melalui fecal oral seperti pada Hepatitis A. Gejalanya ringan menyerupai gejala flu, sampai ikterus. Untuk pengobatannya belum ada pengobatan antivirus. Vaksinasi Hepatitis E belum tersedia, pencegahannya dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama makanan dan minuman.

Eliminasi Hepatitis, Apa Yang Bisa Kita Lakukan ?

Kita semua, masyarakat Indonesia harus mendukung dan ikut serta menjalankan program pemerintah Eliminasi Hepatitis Menuju Keluarga Sehat. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa memulai dari diri sendiri dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Tingginya angka kejadian hepatitis berkaitan erat dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Makan-makanan sehat dan perilaku hidup bersih membuat kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga segala penyakit tidak mudah menyerang. Orang dengan makanan tercemar, sanitasi buruk, konsumsi alkohol dan obat-obatan berisiko tinggi terkena Hepatitis.

Perilaku hidup bersih dan sehat yang bisa dilakukan antara lain : 
  1. Menggunakan air bersih 
  2. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun 
  3. Menggunakan jamban sehat 
  4. Makan buah dan sayur setiap hari 
  5. Tidak Merokok 
  6. Melakukan aktivitas fisik setiap hari 
  7. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan 
  8. Mendapatkan imunisasi 
  9. Membuang sampah pada tempatnya 
  10. Menggosok gigi

Selain perilaku hidup bersih dan sehat, tingkat pengetahuan tentang penyakit juga harus ditingkatkan. Sedikitnya kita mengetahui penyebab, gejala, dan pencegahan hepatitis. Dengan pengetahuan tersebut kita juga dapat memberikan edukasi kepada keluarga, dan masyarakat. Mudahnya akses internet membantu kita memberikan edukasi secara luas dan murah. Kita bisa menggunakan blog, facebook, twitter, instagram, dan media social lainya untuk menyebarkan informasi mengenai Hepatitis.

Foto bersama senior Tapis Blogger Bang Yandigsa

Dengan memberikan edukasi kepada masyarakat kita sudah berperan besar membatu pemerintah mengeliminasi Hepatitis. Sumber informasi sebagai referensi edukasi sangat penting, kita bisa mengakses website resmi Kementrian Kesehatan di www.depkes.go.id untuk info dan update terbaru.

Dari diri sendiri kita bisa membantu keluarga kemudian masyarakat terhindar dari Hepatitis.
Ayo.. Bantu Eliminasi Hepatitis dengan share artikel ini. 

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi

8 komentar


EmoticonEmoticon