Thursday, April 20, 2017

Penerapan Hukum Daya Tarik (Law of Attraction) Untuk Kesuksesan

Hukum Daya Tarik

Belajar hukum daya tarik sangat mengasikkan, kita bisa merubah apa yang kiat lakukan agar menarik apa yang kita inginkan. Perubahan itu bisa dalam hal-hal yang selama ini dianggap sepele seperti pilihan kata yang diucapkan, bisa juga merubah apa yang dipikirkan. Sepertinya hal itu biasa saja, tetapi tanpa disadari memiliki dampak yang luar biasa.

Kita sering mengalami sesuatu yang terjadi seperti kebetulan. Namun dalam hukum daya tarik dijelaskan bahwa diri kita sendiri yang menarik hal-hal yang terjadi pada kita. ntah itu kita inginkan atau tidak.

Definisi hukum daya tarik adalah segala sesuatu yang saya pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran, baik hal yang positif maupun negatif, akan datang ke dalam kehidupan saya. (Michael J. Losier)

Getaran pikiran positif dan negatif


Dalam hal ini getaran digunakan untuk menjelaskan perasaan atau suasana hati yang dialami. Singkatnya getaran sama dengan suasana hati atau perasaan.

Di jagad raya ini hanya ada dua jenis getaran yaitu positif dan negatif. Semua suasana hati yang kita rasakan baik positif atau negatif, pasti akan memancarkan atau mengirimkan getaran yang sama jenisnya. Kita semua pasti selalu memancarkan getaran, entah positif atau negatif, setiap detik dan setiap waktu.

Sebagai contoh, ketika seseorang terbangun pada suatu hari Senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negatif. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula hukum daya tarik memberikan reaksinya dengan memberikan lebih banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya.

Lalu, setelah orang itu bangkit meninggalkan ranjangnya, terjadilah serentetan kesialan: kakinya tersandung, terjebak kemacetan, klien besarnya membatalkan transaksi, dan akhirnya dia hanya bisa menyesali diri.

Hukum daya tarik akan merespon getaran apapun yang kita pancarkan dengan mendatangkan getaran yang lebih banyak, tak peduli apakah itu getaran positif atau negatif. Hukum itu semata-mata hanya merespon getaran yang kita pancarkan.

Ketertarikan tak sadar


Perlu dipahami bahwa hukum daya tarik selalu ada dan berperan dalam kehidupan kita meskipun mungkin kita tak memahaminya, menyukainya, atau mempercayainya. Pahamilah fakta ini dengan baik, dan jadikanlah sebagai pedoman kita.

Jika kita menyukai hal yang kita amati, maka rasa suka atau syukur kita mendatangkan kesenangan yang lebih banyak. Sebaliknya, jika kita membencinya, maka sebaiknya kita manfaatkan hukum daya tarik dengan sadar agar hal-hal yang tidak kita sukai itu berkurang dan dapat dihentikan. Sebagai gantinya, kita dapat mendatangkan hal-hal yang lebih kita sukai. Dengan kata lain, kita harus memiliki ketertarikan atau kemampuan mendatangkan hal-hal yang kita inginkan secara sadar atau sengaja.

Pahamilah makna tutur kata

Mengapa kata-kata menjadi begitu penting?
Kata-kata ada dimana saja. Kita mengucapkannya, menulisnya, membacanya, melihatnya, mengetiknya, dan bahkan mendengar kata-kata yang mengiang di dalam benak kita. Kata-kata yang kita pikirkan dan kita ucapkan menimbulkan getaran yang akan kita pancarkan.

Pada saat kita berbicara dan kalimat kita mengandung kata-kata jangan, tidak, atau dilarang, sebenarnya kita curahkan perhatian dan energi penuh kita pada sesuatu yang tidak kita inginkan. Bila kita berkata kamu jangan marah, sebenarnya kita sudah mencurahkan energi dan perhatian kita pada kemarahan. Kata kamu jangan marah bisa di ganti dengan kata kamu harus bersabar, atau kamu harus tenang.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat contoh berikut ini:
  • saya tidak ingin sedih di ganti dengan saya ingin bahagia
  • jangan panik diganti tenang sajalah
  • saya tidak mau miskin diganti saya ingin kaya 

Ketika kita mulai memikirkan hal-hal yang kita inginkan, kata-kata kita pun akan berubah, maka berubah pula getarannya, padahal setiap kali kita hanya bisa memancarkan satu jenis getaran saja.

Kita dapat mengubah getaran negatif menjadi getaran positif hanya dengan memilih kata-kata dan pikiran yang berbeda. Jika kita mengubah topik pembicaraan dari apa yang tidak kita inginkan menjadi apa yang kita inginkan, maka kata-kata yang kita gunakan pun serta merta berubah. Karena setiap saat kita hanya dapat mengirim satu jenis getaran saja, jika kata-kata kita berubah, maka akan berubah pula getaran yang kita kirimkan.

Ketertarikan sadar


Mengetahui  apa yang sebenarnya kita inginkan

Kelihatannya sangat mudah untuk mengetahui apa yang kita inginkan. Namun kenyatannya sebagian besar dari kita tidak begitu mengetahui apa yang diinginkan, namun sangat pandai menyebutkan hal-hal apa yang tak diinginkan.Berita baiknya dengan mengetahui apa yang tidak kita inginkan kita bisa memperjelas apa yang kita inginkan. Dan kita harus fokus pada apa yang kita inginkan untuk merubahnya menjadi kenyataan.

Kita harus membuang sesuatu yang tidak kita inginkan dan hanya fokus pada apa yang kita inginkan. Ketika kita mengetahui apa yang tidak kita inginkan, lalu selalu mengeluhkannya tanpa henti, membicarakannya, atau menyatakan dengan jelas kebencian kita, sesungguhnya pada saat yang sama kita sedang menyebarkan getaran negatif. Hukum ketertarikan pada gilirannya akan merespon getaran itu kemudian melipat gandakannya.

Hukum daya tarik selalu merespon getaran kita, entah itu getaran positif atau negatif. maka kita harus segera mengalihkan fokus pikiran dari hal-hal yang tidak kita sukai kepada apa yang benar-benar kita inginkan.

Berikan perhatian pada hal yang diinginkan

Meningkatkan getaran dapat dilakukan dengan memberikan lebih banyak perhatian positif, energi, dan memfokuskan pikiran pada hal-hal yang diinginkan.

Jadi tidak cukup mengenali keinginan, kita juga harus memberinya perhatian positif. Dengan memberinya perhatian positif, kita akan meningkatkan getaran hasrat itu.

Banyak orang yang mengenali hasrat keinginan mereka, kemudian menuliskan daftar keinginan itu, namun lalai memberinya perhatian, energi, dan fokus pikiran. Padahal hukum daya tarik hanya akan merespon apa-apa yang diberi perhatian.

Memberikan perhatian positif bisa menimbulkan getaran negatif bila perasaan kita meragukan pernyataan tersebut. Misalnya Anu menginginkan uang 500 juta, lalu Anu membuat pernyataan saya memiliki uang 500 juta. Pada kenyataan sebenarnya Anu hanya memiliki 500 ribu. Hal ini bisa menjadi getaran negatif, walaupun itu adalah hal yang diinginkan. Ketika Anu mengucapkan pernyataan yang tak benar atau nyata, salah satu bagian diri Anu akan menyanggahnya. Itu tidak benar, saya tidak memiliki uang 500 juta.

Jadi agar menimbulkan getaran positif, pastikan kita mengucapkan pernyataan yang benar dan nyata, yang membuat kita yakin dan tak ragu.

Kita bisa menyisipkan kata "sedang dalam proses" dengan begitu kita akan merasakan kebenarannya, dan jika kita merasa yakin dengan kebenaran itu, kita akan menjadi senang dan bisa dipastikan getran yang kita pancarkan adalah getran positif. Sebagai contoh pernyataan berikut ini, saya sedang dalam proses mendapatkan uang 500 juta. Penyataan itu adalah sebuah kebenaran, dan akan memancarkan getaran positif. Hukum daya tarik merespon apa yang kita rasakan terhadap ucapan-ucapan dan pikiran kita.

Biarkan Keinginan itu menjadi kenyataan

Bagaimana menjadikan apa yang kita inginkan menjadi kenyataan menggunakan hukum daya tarik. Setelah tau apa yang kita inginkan dan kita benar-benar menginginkannya kita harus menghilangkan keraguan. Menjadikan keinginan menjadi kenyataan harus dengan keyakinan penuh tanpa keraguan sedikit pun.

Bagaimana menumbuhkan keyakinan dan menghilangkan keraguan

Tahap 1: Menemukan keraguan itu
Catalah semua keraguan yang dirasakan. Misalnya kita ingin membuka warung makan, tetapi dalam hati kita ada bisikan mustahil, aku hanya punya modal 500 ribu. Itu adalah salah satu contoh bentuk keraguan. Catatlah semua keraguan yang dirasakan.

Tahap 2: Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri sendiri
Tanyakan pada diri sendiri apakah saat ini ada orang yang melakukan atau memiliki sesuatu yang kita inginkan. Kalau ada, berapa orang yang bisa seperti itu. Misalnya apakah ada orang yang membuka warung makan dengan modal 500 ribu, berapa orang yang sudah sukses membuka warung makan modal 500 ribu?

Dengan mengetahui bahwa ada orang yang telah terbukti bisa melakukan atau mendapatkan apa yang kita inginkan akan menambah keyakinan kita dan menghilangkan keraguan. Keyakinan tersebut akan memancarkan getaran positif dan menarik getaran positif yang lebih besar ke diri kita.


Instrumen menjadikan keinginan menjadi kenyataan


1. Rayakanlah bukti-bukti bekerjanya hukum daya tarik, sekecil apa pun itu

Cara terbaik untuk menghilangkan keraguan adalah dengan mencari bukti-bukti bahwa keinginan itu dapat atau telah terwujud.

Ketika kita menemukan dan mengalami sendiri bukti-bukti bekerjanya hukum daya tarik, rayakanlah hal itu dengan mengakui bahwa kita sudah sangat dekat dengan apa yang kita inginkan. Rasa syukur dan menghargai semakin dekatnya kita dengan apa yang kita inginkan akan mengingkatkan getaran positif yang kita pancarkan. Misalnya horee... aku ditraktir makan siang.

2. Catatlah semua bukti bekerjanya hukum daya tarik

Sediakan buku untuk mencatat bukti-bukti bekerjanya hukum daya tarik terhadap apa yang kita inginkan. Adanya bukti-bukti akan mengurangi keraguan kita. Keinginan akan cepat terwujud lebih cepat jika keraguan sudah lenyap. Sebaiknya kita membaca catatan ini sekali seminggu, lebih sering lebih baik.
Contoh catatan hukum daya tarik bekerja
  • Mendapat tiket nonton film gratis
  • Mendapat diskon
  • Mendapatkan hadiah dari teman atau saudara
  • Ditraktir makan 

3. Penghargaan dan rasa syukur

Penghargaan dan rasa syukur membantu kita mengirimkan lebih banyak getaran positif. Jika kita menghargai sesuatu, sesungguhnya kita telah memancarkan sebuah perasaan dan getaran kebahagiaan yang murni.

Menuliskan ungkapan rasa syukur dan penghargaan merupakan instrument yang akan menjaga tingkat frekuensi getaran positif. Kita dapat menyisihkan sedikit waktu untuk mengungkapkan penghargaan, apresiasi, atau kekaguman kita pada apa saja. Yang paling penting adalah kualitas perasaan kita yang menyertai ungkapan penghargaan itu.

4. Gunakan ungkapan "saya sedang dalam proses..."

Ada kalanya kita sulit percaya bahwa keinginan kita akan terwujud menjadi kenyataan, terutama kalau kita memfokuskan pikiran pada kenyataan bahwa kita memang belum berhasil mencapai apa yang kita inginkan. jadi setiap kali kita ingin mengatakan bahwa kita belum memiliki sesuatu, sebaiknya katakan saja "saya sedang dalam proses untuk mendapatkannya..." Berikut ini adalah beberapa contohnya:
  • Saya belum mendapatkan pekerjaan yang mantap, diganti dengan pernyataan saya sedang dalam proses mendapatkan pekerjaan yang mantap.
  • Saya belum mempunyai uang 500 juta, diganti dengan pernyataan saya sedang dalam proses mempunyai uang 500 juta.

5. Gunakan ungkapan "saya telah memutuskan..."

Setiap kali kita membuat sebuah keputusan, keputusan itu akan menciptakan sebuah emosi positif yang kuat. "saya sudah memutuskan untuk memilikinya," atau " saya sudah memutuskan untuk melakukan itu.." Kebanyakan orang jarang menggunakan kata memutuskan, padahal itu merupakan cara yang hebat untuk mengalihkan fokus pikiran kita dari ketidak berdayaan, kekurangan. menuju segenap perhatian, energi, dan fokus pada keinginan kita.
  • Saya sudah memutuskan untuk mendapatkan uang lebih banyak dalam hidup saya.
  • Saya sudah memutuskan untuk berolahraga tiga kali seminggu.

6. Buatlah kotak penampung keinginan

Ini adalah kotak yang dipakai untuk menampung benda-benda yang mewakili keinginan kita, seperti: guntingan-guntingan iklan di majalah, koran, brosur dan lain-lain. Kotak ini bisa dibuat dari apa saja, bisa dari kardus sampai kotak mewah.

Setiap kali kita memasukkan sesuatu ke dalam kotak tersebut sebenarnya kita memancarkan sebuah harapan, dan harapan jelas adalah sebuah getaran yang positif. Jangan buang brosur atau katalog produk semata-mata karena kita merasa tak mungkin mampu membeli atau memilikinya.

Masukkan benda-benda itu kedalam kotak dan relakan mereka menjadi nyata. Lakukan saja, sebab sesungguhnya bukan pekerjaan kita untuk mengetahui atau menjawab kapan keinginan itu akan terwujud. Berdoa dan serahkan semuanya kepada Tuhan.

Setelah kita membuat ketertaikan sadar untuk mendapatkan yang kita inginkan, biarkanlah hukum daya tarik bekerja mencari jawabannya. Bukan tugas kita untuk memikirkan masalah yang rumit-rumit. Namun kita tidak boleh hanya berleha-leha menunggu apa yang kita inginkan. Kita harus melakukan tindakan yang konkrit atas apa yang kita inginkan.


Selamat mengaplikasikan dalam kehidupan Anda.

Untuk yang telah merasakan hukum daya tarik bisa komen dibawah, sekalian sharing. Kalau saya sendiri sebagai penulis banyak sekali merasakan bagaimana hukum daya tarik bekerja. Misalnya pekerjaan, saya dulu waktu SMA saya suka dengan sesuatu yang berkaitan dengan tehnik dan teknologi, aku tau apa yang aku inginkan. Kalau kuliah aku akan mengambil jurusan tehnik informatika, elektro, kimia dan sejenisnya. Namun aku sama sekali tidak memberikan perhatian apa yang aku inginkan. Aku malah fokus pekerjaan yang paling tidak aku inginkan, sampai sekarang pun aku masih inget sekali.

Ada pekerjaan yang paling tidak aku inginkan yaitu perawat, guru dan bagian pelayanan. Yang ada dalam pikiranku dulu adalah bagaimana pun caranya aku tidak mau menjalani salah satu pekerjaan tersebut. Bukannya aku memikirkan bagaimana caranya aku menjadi ahli bidang informatika dan teknologi, aku malah fokus apa pun pekerjaan yang penting bukan perawat, guru, atau bidang pelayanan.

Kenyataan tuhan menjadikan aku sebagai seorang perawat, sampai saat ini pun aku masih bertanya-tanya bagaimana dulu aku bisa mengambil keputusan menjadi seorang perawat. sesuatu yang paling tidak aku inginkan. Masih banyak bukti hukum daya tarik bekerja, bahkan terhadap hal-hal yang konyol, cukup panjang untuk diceritakan di sisni.

Dan mulai sekarang aku menerima dan bersyukur apa yang sudah terjadi, dan mulai berfokus pada hal-hal yang aku inginkan dan memberikannya perhatian lebih, menyerahkan kepada tuhan untuk membuatnya menjadi kenyataan.

Artikel Terkait

Seorang perawat, blogger dan penikmat kopi

2 komentar

terimakasih sudah berbagi pengalaman

Sama sama, semoga mendapatkan yang terbaik


EmoticonEmoticon